Peduli Suara Anak, PKBI Lotim Dukung Penyelenggaraan Temu Anak Lombok Timur

Lombok Timur – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lombok Timur mendukung penyelenggaraan Temu Anak Lombok Timur. Temu Anak yang diselenggarakan oleh Forum Anak Lombok Timur tersebut berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur, Kamis (23/5).

Kegiatan Temu Anak Kabupaten Lombok Timur diselenggarakan oleh Forum Anak Lombok Timur yang bekerjasama dengan DP3AKB dan NGO. Temu Anak merupakan Forum bagi anak-anak di Lombok Timur untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait dengan hak anak. Aspirasi ini kemudian disebut dengan suara anak. Selain itu, Temu Anak juga menjadi program tahunan bagi Forum Anak Lombok Timur dalam rangka menghimpun suara anak. Suara Anak ini kemudian nanti akan dibawa dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) khusus anak.

Sambutan Ketua Umum Forum Anak Lombok Timur, M. Arif Aditya Rahman

“Temu Anak adalah salah satu program rutin tahunan Forum Anak Lombok Timur yang diadakan sebagai wadah partisipasi anak dalam menyalurkan aspirasi, suara, pandangan, keinginan dan kebutuhan anak,” terang M. Arif Aditya Rahman, selaku Ketua Umum Forum Anak Lombok Timur, melalui keterangan tertulis yang diterima media ini.

Menurut M. Arif Aditya Rahman, ada tiga tujuan utama yang akan dicapai dalam Temu Anak tersebut. “Kesatu, Mengevaluasi keberlanjutan suara anak pada tahun sebelumnya. Kedua, Mengupayakan suara anak yang belum terpenuhi. Ketiga, Mewadahi aspirasi anak-anak Kabupaten Lombok Timur,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PKBI Cabang Lombok Timur, Agus Khairi, menyampaikan kegembiraannya bahwa Lembaga yang dipimpinnya bisa memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Temu Anak Lombok Timur. Hal ini, menurut Agus, sebagai bentuk kontribusi PKBI Cabang Lombok Timur yang memang salah satu fokus perjuangannya adalah mengupayakan pemenuhan hak-hak anak.

“Senang sekali bisa mendukung kegiatan temu anak ini. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan kontribusi PKBI dalam upaya pemenuhan hak anak di Lombok Timur,” ungkap laki-laki yang akrab disapa Bung Ages ini.

Ages menyampaikan hendaknya temu anak ini nantinya bisa menghasilkan aspirasi yang memang menjadi kebutuhan anak Lombok Timur. Suara Anak bukan sekedar keinginan saja tanpa dasar kebutuhan yang jelas. “Saya berharap suara anak nantinya adalah betul-betul kebutuhan anak Lombok Timur. Jangan sekedar keinginan saja,” tegasnya.

Ages menambahkan, suara anak jangan dibatasi dengan kekhawatiran apakah nantinya bisa terwujud. Asalkan itu adalah kebutuhan, ia menyarankan, untuk diajukan saja dan didokumentasikan dalam Suara Anak yang akan dibawa ke Musrenbang Anak nantinya. 

“Jangan khawatir dikatakan kebutuhannya terlalu tinggi, kalau memang itu kebutuhan silahkan diajukan saja,” pintanya.

Edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi dan Aplikasi Oky, Tim PKBI Lombok Timur

Dokumen suara anak nantinya bisa menjadi pegangan pemerintah maupun Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) seperti PKBI Cabang Lombok Timur untuk dituangkan dalam program pada masa-masa yang akan datang. “Nanti hasil temu anak ini sampaikan juga kepada kami di PKBI Lotim. Agar bisa menjadi pegangan pembuatan program ke depan terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak di Lombok Timur,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas P3AKB Lombok Timur, H. Husnul  Hadi, menyampaikan terima kasihnya kepada PKBI Lombok TImur yang telah mendukung kegiatan Temu Anak tersebut. Dia berharap dengan kolaborasi semua unsur, Kabupaten Lombok Timur bisa menaikan tingkatan Kabupaten Layak Anak menjadi Madya yang mana sekarang ini masih pada tingkat Pratama.

“Terima Kasih kepada Pak Direktur PKBI Lombok TImur yang telah mendukung kegiatan ini. Sinergi ini bisa menjadi semangat kami di Dinas P3AKB untuk terus berupaya memenuhi kriteria Kabupaten Layak Anak menjadi tingkatan Madya,” ungkapnya.

Selanutnya, Kepala Bidang Perindungan Anak membuka acara Temu Anak dengan resmi. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi-materi yang berkaitan dengan anak. PKBI Cabang Lotim diwakili oleh Pengurus Bidang Remaj amenyampaiakn materi tentang Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi  (HKSR) yang mencakup Manajemen Kebrsihan mentruasi (MKM) melalui aplikasi OKY yang bisa diapsang di Gadget. (*)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *