Aku adalah keindahan tanpa suara
Biar mereka menilai semaunya
Aku adalah gugusan arunika
Yang tampak dari buritan
Aku adalah sajak-sajak langit
Terlihat nyata dalam balutan mega
Terkadang orang berceloteh padaku
Bermain rayu dan bertukar semu
Aku hanya mampu meniru
Insan berkabut meramu kelu
Terkadang aku dijadikan samsak
Disaat mereka sesak
Saat tangis mulai isak
Antara hiruk pikuk tawa mengakak
Aku adalah mentari pagi yang ingin dikenang
Semesta menjelma rajah
Sanjung puan indah
Berderit hati megah













Puisi ini membawa segala serba dalam air, layaknya tenggelam didasar laut, hanyut dan mulut terbungkam karena lilitan air, ‘Arunika’ meraba aksa, meluluh rintih.
Produk dasbor
Krennn deq puisinya semoga sukses selalu,and don’t forget always spirit okeh just that from me😊
“Aku adalah keindahan tanpa suara”
😐
Aset dasbor nee 😅 kren dek puisinya 👍
Mantab anakku..
Sedikit saya mau perjelas tentang kata ” buritan” atau “butiran” ? Sebab memiliki makna berbeda itu.. kalu memang maksudnya bagian belakang kapal, berarti benar sudah “Buritan” tapi kalau maksudnya butiran.. apakah masih bisa di edit ?
Arunika > seberkas cahaya matahari setelah terbit di pagi hari,
kurasa puisi sangat dalam…
Puisi ini mengantarkanku pada sebuah musim, begitu indah…
Semangat ya! puisinya bagus
Tetaplah berjalan, hadapi masa depanmu, jangan hiraukan omongan orang.
bagus onni🗿🗿
Woww “terkadang aku dijadikan samsak disaat mereka sesak”
Mantap
ngeriiii👍
Mantapppp👍💪
Keren² 👍lilah 😀😀