LOMBOK TIMUR – Upaya menghadirkan pembangunan yang merata dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat terus didorong oleh Wakil Ketua DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II, Sari Yuliati. Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, sejumlah program strategis terus dikawal agar manfaatnya dirasakan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga ke tingkat desa.
Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Timur, H. Lalu Hasan Rahman, mengungkapkan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama perjuangan Sari Yuliati. Menurutnya, akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu kini semakin terbuka lebar.
“Program Indonesia Pintar (PIP) secara konsisten telah disalurkan dan menjangkau puluhan ribu siswa setiap tahunnya. Selain itu, KIP Kuliah juga turut membuka akses bagi ratusan mahasiswa dari keluarga prasejahtera untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” jelas Lalu Hasan Rahman.
Selain pendidikan, pemenuhan fasilitas dasar warga juga menjadi prioritas. Melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), akses air bersih terus diperluas dan telah memberikan manfaat bagi ratusan kepala keluarga. Hal ini turut diperkuat dengan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekitar.
Komitmen pembangunan berbasis desa juga dieksekusi lewat Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Program ini sukses menghadirkan rabat jalan, perbaikan drainase, hingga peningkatan konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada perputaran roda ekonomi warga.
Di sektor perumahan dan energi, Sari Yuliati turut menggulirkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah agar masyarakat memiliki hunian yang lebih layak. Akses energi juga diperluas melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang telah menerangi ribuan rumah tangga di berbagai pelosok.
Untuk menopang ketahanan pangan, program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) terus dijalankan melalui perbaikan saluran irigasi.
“Dukungan terhadap para petani diwujudkan melalui bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Tujuannya agar proses pengolahan lahan lebih efisien sehingga hasil produksi dan pendapatan petani bisa meningkat,” ujar Lalu Hasan.
Tidak berhenti pada infrastruktur fisik, perhatian terhadap aspek sosial dan keagamaan juga terus mengalir. Bantuan tersebut meliputi pengadaan ambulans, mobil dakwah, pengembangan BUMDes, rehabilitasi masjid, hingga penyaluran perlengkapan olahraga, Al-Qur’an, dan sarana ibadah lainnya.
Lalu Hasan menegaskan, seluruh program tersebut adalah wujud nyata dari komitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di NTB.
“Harapannya, program-program ini dapat terus memberikan dampak positif, memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dan meningkatkan kualitas hidup warga di NTB, khususnya di Lombok Timur,” pungkasnya.












