Lombok Volunteer Community(LVC) Ciptakan Lagu Perpisahan untuk Relawan Mancanegara

LOMBOK TIMUR – Lombok Volunteer Community (LVC) rutin menerima relawan dari Benua Eropa, Amerika, Asia seperti Jepang, Korea, Australia, Jerman, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, hingga Filipina. Selama 1-2 bulan mereka tinggal bersama masyarakat untuk mengajar bahasa Inggris, praktik pertanian organik, serta pelatihan barista, memasak, dan pelayanan di kelas restoran.

“Hubungannya cepat dekat. Sebulan itu rasanya seperti setahun. Makan bareng, kerja bareng, ngajar bareng,” ujar salah seorang pendamping LVC.

Karena kedekatan itu, perpisahan menjadi momen yang paling berat. Farewell Event digelar sederhana dengan makan malam bersama, pertunjukan musik, pidato perpisahan, dan tukar cinderamata. Baik yang ditinggal maupun yang pulang sama-sama berat hati.

“Dari terlalu seringnya berpisah, lama-lama kami sadar kesedihan ini harus disalurkan ke sesuatu,” kata salah satu anggota LVC.

Dari sanalah lahir sejumlah lagu bertema perpisahan yang diciptakan anggota dan relawan. Liriknya berisi tentang perpisahan, permintaan maaf, harapan bertemu lagi, hingga kata perpisahan dalam berbagai bahasa.

Lagu-lagu itu tidak direkam di studio. Kebanyakan tercipta di malam hari setelah acara, hanya dengan gitar dan lirik yang ditulis di atas kertas.

“Kami tidak mau perpisahan hanya jadi tangis. Kami ubah jadi karya. Jadi setiap kali rindu, kami nyanyikan lagunya. Rasanya mereka masih di sini,” tambah salah seorang anggota.

Hingga kini sudah ada beberapa lagu perpisahan yang menjadi tradisi baru di LVC dan kerap dinyanyikan saat Farewell Event. Salah satunya lagu berbahasa Sasak berjudul Cipuci Puci yang dipopulerkan pendiri LVC, Ahyak Mudin, dan cukup populer di kalangan relawan.

Bagi LVC, para relawan bukan sekadar tamu. Mereka adalah keluarga sementara. Dan setiap perpisahan meninggalkan gema yang panjang. Gema itu kini punya “NADA”. (Asbar)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *