Umum  

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Asasuttaqwa, TGH Ahmad Samsul Rizal Tekankan Pentingnya Teladani Empat Sifat Wajib

LOMBOK BARAT — Ratusan jamaah dari berbagai majelis taklim memadati Masjid Asasuttaqwa, Dusun Empol, Kabupaten Lombok Barat, guna menghadiri Pengajian Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Rabu (2/9).

Acara yang dipandu oleh Sekretaris Takmir Masjid, Ustadz H. Sapriadi, S.Pd.I., tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Puncak dari peringatan ini adalah tausiyah agama yang disampaikan langsung oleh Tuan Guru Haji (TGH) Ahmad Samsul Rizal.

Dalam ceramahnya, TGH Ahmad Samsul Rizal mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah secara seremonial, tetapi benar-benar meneladani akhlak dan empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Keempat sifat mulia tersebut dijabarkan sebagai berikut:

  • Shiddiq (Jujur): Selalu berkata benar dan tidak pernah berdusta. “Di zaman sekarang kejujuran sangat mahal. Mari kita terapkan sifat shiddiq ini mulai dari lingkungan keluarga, tempat bekerja, hingga di tengah masyarakat,” pesan TGH Samsul Rizal.
  • Amanah (Dapat Dipercaya): Mampu menjaga setiap titipan dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya tanpa berkhianat. Ia menegaskan bahwa baik sebagai pemimpin, guru, maupun orang tua, sifat amanah wajib ditanamkan agar hidup menjadi berkah.
  • Tabligh (Menyampaikan): Menyampaikan wahyu dan kebaikan tanpa ada yang disembunyikan. Tugas umat Islam saat ini adalah berdakwah, mengajak pada kebaikan, dan mencegah kemungkaran dengan cara yang bijak serta santun.
  • Fathonah (Cerdas): Memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan. “Umat Islam harus terus menuntut ilmu agar menjadi cerdas, tidak mudah diadu domba, dan selalu mampu membawa solusi,” tambahnya.

Sebelum memasuki acara puncak, peringatan Maulid Nabi ini juga diwarnai dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan pelestarian tradisi lokal. Rangkaian acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Samsul Arifin, dilanjutkan dengan Khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz H. Kamarudin.

Selain itu, turut dilangsungkan tradisi Ngurisan (cukuran rambut bayi) yang dipandu oleh Ustadz H. Taufik. Tradisi ini digelar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat dalam menyambut bulan kelahiran Nabi.

Acara ditutup dengan pembacaan zikir dan doa bersama. Ketua Remaja Masjid Asasuttaqwa Empol, Ustadz Sadli, S.Pd., menyampaikan apresiasi tertingginya kepada seluruh tamu undangan, panitia, dan jamaah yang telah menyukseskan peringatan tahun ini.

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *