Lombok Barat – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Yulie Salon berdiri sejak Tahun 2006 dengan Akta Notaris No C 401 HT 03.01.th 2006. Lembaga ini beralamat di Jalan Sonokeling km 7 BTN Geria Indah blok B 24 Desa Geria Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.
Lembaga Kursus dan Pendidikan (LKP) Yulie Salon mempunyai izin lengkap dan sudah terakreditasi di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
LKP Yulie Salon bergerak di bidang Kecantikan, Tata kecantikan Rambut, Tata Kecantikan Kulit, Rias Pengantin, dan SPA. Bertujuan ingin membantu mereka yang usia produktif dan tidak bekerja, Putus Sekolah, Pengangguran dan tidak mampu dalam segi ekonomi. Demikian disampaikan Yuliana Astuti Pimpinan LKP Yulie Salon kepada massmedia di lokasi kursus, Selasa (23/8).
Lebih lanjut Yuli menerangkan, Lembaga yang dipimpinnya adalah sebagai wadah pembelajaran keterampilan dalam bidang kecantikan. “Agar yang putus sekolah atau tidak mampu diharapkan nantinya dapat berwirausaha mandiri sekaligus ikut membantu Pemerintah mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan,” terangnya.
LKP Yulie Salon mulai menyelenggarakan kursus pada tahun 2006 secara swadaya maupun mandiri. Sedangkan mulai kerjasama dengan Pemerintah pada tahun 2008 yang lalu.
“Sampai tahun 2022 ini LKP Yulie Salon, dengan karyawan 10 orang di antaranya 5 orang pegawai tetap dan 5 orang Freelance. Selama16 tahun sudah menghasilkan lebih dari 20 angkatan dan banyak yang sudah berhasil. Mereka sudah berkembang membuka salon kecantikan sendiri,” tegasnya.
Menurut Ibu yang juga pengajar di Sentra Paramita Dinas Sosial Lombok Barat ini, jenis Kursus yang sudah dilaksanakan di LKP ini di antaranya adalah, Kursus Tata Kecantikan Rambut, Tata Kecantikan Kulit, Rias Pengantin dan SPA terapis, diselenggarakan atas kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Kursus dan Pelatihan.
“Pernah juga kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Perusahaan-Perusahaan melalui dana CSR maupun Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di wilayah perdesaan,” terang Yuli.
Ibu yang sudah menggeluti Rias Pengantin sejak 20 tahun lalu itu mengupayakan lulusan LKP-nya bisa membuka lapangan kerja dan mencetak tenaga kerja baru. “Menjadi pebisnis yang sukses di bidang kecantikan,” harapnya.
Dijelaskannya bahwa ada syarat khusus jika ingin mengikuti kursus dan pelatihan gratis. Usia peserta wajib di rentang 15 hingga 25 tahun agar selama belajar di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) bantuan pemerintah Program Kecakapan Wirausaha (PKW) berjalan dengan baik.
Peminat kursus dan pelatihan Gratis di LKP Yulie Salon Lombok Barat cukup banyak. Mengingat LKP di di Kecamatan Lingsar hanya LKP Yulie Salon saja, maka anak anak yang mendaftar juga banyak sedangkan kuota untuk yang gratis juga terbatas. Untuk bulan Agustus 2022 saja, sebanyak 25 orang, saat ini sedang berlangsung kursus selama 150 jam atau 38 hari.
Dari 25 peserta kursus dibagi dalam 5 kelompok. Setiap kelompok lima orang sesuai nama salonnya yaitu, Setia Salon, Daima Salon, Dwi Salon, Bellvania Salon, Fresh Beauty Salon, dan semua peralatan dan bahan akan didukung oleh LKP Yulie Salon bekerjasama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
“Jadi anak anak hanya tinggal membuka usaha dengan bimbingan dari lembaga kami. Bukan hanya setahun sesuai permintaan dari pemerintah, tetapi insyaAllah selamanya LKP kami akan membimbing mereka sehingga menjadi wirausaha yang sukses. Amiiin,” tutup Yuli. (Asbar)















Respon (1)