Ikuti Lomba Kampung Sehat 2, Masbagik Utara Baru Tonjolkan Seni dan Kerajinan Tradisional

massmedia.id, Lombok Timur – Kapolsek Masbagik bersama Anggota melakukan pemeriksaan langsung terkait kesiapan Desa Masbagik Utara Baru Kecamatan Masbagik dalam mengikuti Lomba Kampung Sehat 2 yang diinisiasi oleh Polda NTB, Jum’at (09/04). Desa Masbagik Utara Baru adalah salah satu Desa yang mengikuti Lomba Kampung Sehat 2 yang ada di Kabupaten Lombok Timur. 

Kapolsek Masbagik AKP. Zainudin Basri saat diwawancara menyampaikan kesiapan terkait dengan Lomba Kampung Sehat 2. Polsek Masbagik mengusulkan dua Desa yaitu Desa Danger dan Desa Masbagik Utara Baru. Kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari partisipasi atau dukungan dari seluruh masyarakat yang ada di Masbagik Utara Baru terutama dalam menjalankan protokol kesehatan. “Terkait dengan Lomba Kampung Sehat 2 di Kecamatan Masbagik yang kita usulkan Desa Danger dan Desa Masbagik Utara Baru. Tidak terlepas dari dukungan semua masyarakat intinya tentang protokol kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Zaenudin Basri menerangkan bagaimana Lomba Kampung Sehat 2 bisa mendorong pelaku UMKM untuk bangkit di situasi pandemi COVID-19. Juga pihaknya mendorong semua program-program Pemerintah Desa Masbagik Utara Baru dan Polsek Masbagik siap untuk bekerjasama untuk membantu dalam membenahi. “Lomba Kampung Sehat 2 bagaimana mendorong UMKM, program yang disiapkan pemerintah desa kami dukung dan kami bekerja sama untuk membenahi,” terangnya.

Kepala Desa Masbagik Utara Baru Khaerul Ihsan, menyampaikan dalam mengikuti Lomba Kampung Sehat 2 Pemerintah Desa Masbagik Utara Baru sangat senang dan semangat untuk melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia maupun sumber daya alam. Hal ini sedang dilakukan dalam mensukseskan Kampung Sehat 2. “Saat ini kita sedang fokus untuk melakukan penyadaran khususnya kepada masyarakat di Masbagik Utara Baru bagaimana untuk tetap melakukan hidup sehat terutama dalam mengikuti Protokol kesehatan,” ungkapnya.

Khaerul menambahkan tindak lanjut dari Lomba Kampung Sehat 2 adalah pemerintah desa lebih fokus kepada giat pemberdayaan ekonomi berbasis kemasyarakatan yaitu agrowisata, karena sebagian besar masyarakat desanya bekerja sebagai petani.

Oleh sebab itu, Pemerintah Desa Masbagik Utara Baru memprioritaskan membangun Desa Wisata Agro. Salah satu contoh lesehan yang ada di Dusun Tanak Maik dan untuk selanjutnya akan menggarap Dusun Pancor kopong. “Untuk sementara UMKM dari desa MUB yaitu Lesehan di Dusun Tanak Maik dan salah satu produk unggulan dari desa yaitu Produk Gasingan di Dusun Montong Dao,” beber Khairul.

Lebih Lanjut Khaerul Ihsan menjelaskan saat ini sudah ada Kelompok Kesenian Musik Tradisional Kelenang Nunggal Masbagik Utara Baru yang awalnya Persatuan Musik Tradisional Masbagik Utara (Patimura). Setelah Desa mekar dari Masbagik Utara berubah menjadi Persatuan Musik Tradisional Masbagik Utara Baru (Patimuraba) dan sekarang sudah disahkan kelompoknya. “Sekarang perkumpulan alat musik tradisional Masbagik Utara baru yang awalnya memang Patimura tuh namanya, tapi dalam bentuk ini hanya Kelenang Nunggal,” jelasnya. 

Musik tradisional dengan nama Patimuraba mempunyai Kelenang Nunggal sebanyak 23 buah sedangkan jumlah pemain 30 orang. “Ini salah satu cara membangkitkan semangat gotong royong saat acara kawinan,” tambahnya.

Salah seorang pengrajin gasing, Iskandar, menceritakan usaha kerajinan gasing merupakan warisan dari orang tua yang mana dalam sehari mampu memproduksi 5 buah gasing yang mana dihargakan dari Rp. 80.000 – Rp.150.000. “Warisan dari orang tua, sehari produksi 5 buah dengan harga Rp.150.000 dan ada juga harga nya Rp. 80.000 persatu biji gasing,” ungkapnya.

Di Desa Masbagik Utara Baru ada tiga kelompok pengrajin Gasing. Dan perajin ini berencana ingin memproduksi dalam jumlah besar kalau ada suntikan modal, karena yang memesan dari pulau Sumbawa, Sulawesi dan seputar Lombok. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu asem.”Kami produksi gasing setiap hari, untuk produksi dalam jumlah banyak terkendala dengan modal,” ungkapnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *