Mataram – Pocari Sweat Run 2025 adalah acara lari yang diadakan oleh Pocari Sweat. Acara ini akan berlangsung di beberapa lokasi. Event lari ini biasa diadakan di Kota Bandung, diselenggarakan di Balai Kota Bandung pada 19-20 Juli 2025 yang lalu.
Memasuki Tahun ke-12 POCARI SWEAT Run menambah lokasi keduanya, yaitu di Lombok agar lebih dekat untuk Indonesia bagian Tengah dan Timur. Pocari Sweat Run Lombok 2025 akan diadakan di Pertamina Mandalika International Circuit pada 13-14 September 2025.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, ITDC, dan partisipasi aktif masyarakat lokal, POCARI SWEAT Run Lombok 2025 siap menjadi standar baru untuk ajang lari di Indonesia, menggabungkan olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan komunitas dalam satu paket spektakuler,” jelas Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka pada saat konferensi Pers di Pendopo Gubernur, hari Rabu 20 Agustus 2025.
Hadir pada Konferensi pers tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Febrina Mediana selaku Direktur Komersial dan Marketing In Journey Tourism Development Corporation (ITDC), serta Artis Pelari Daniel Mananta.
Lebih lanjut Puspita mengungkapkan, diperkirakan total 9.000 pelari dan 70% pelari datang dari luar NTB. Mereka akan tinggal dan menginap di Lombok sehingga akan meningkatkan Okupansi penginapan atau tingkat hunian dan membirukan Lombok di POCARI SWEAT Run Lombok 2025 melalui kategori marathon, half marathon, 10K, dan kategori 4.3K yang mengelilingi 1 lintasan sirkuit. “Sirkuit Mandalika ini merupakan sirkuit kebanggaan bangsa Indonesia yang memiliki aspal terbaik yang formulanya sudah disesuaikan dengan cuaca di Lombok. Setelah itu peserta keluar lintasan dan menyusuri tiga Desa, sehingga para pelari nanti bisa merasakan pengalaman seru dengan berlari di sirkuit, melihat sunset dengan pemandangan terbaik di dunia,” ujarnya.
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan dukungannya dan rasa syukur karena tokoh-tokoh di Lombok Tengah sebagai tuan rumah sudah bertemu dan mereka memberikan saran kepada penyelenggara agar melibatkan masyarakat sekitar untuk ikut berkontribusi di event besar ini.
“Kami sangat mengapresiasi adanya dukungan dari berbagai pihak, khususnya event-event besar seperti POCARI SWEAT Run Lombok yang menjadi ‘generator’ untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah. Kami berharap event ini bisa terus berlanjut dan berkembang menjadi acara yang lebih besar setiap tahunnya di NTB. Saya sangat optimis, pada tahun 2026 dan seterusnya, POCARI SWEAT Run Lombok akan menjadi salah satu agenda utama Sport Tourism di Indonesia, yang turut mengangkat nama Pariwisata NTB,” harapnya.
Febrina Mediana selaku Direktur Komersial dan Marketing InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyatakan optimismenya bahwa ajang tersebut akan mengangkat nama Sirkuit Mandalika sebagai destinasi olahraga dan hiburan. “Saya optimis melihat ajang ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sportainment unggulan,” jelasnya.
Artis dan pelari Daniel Mananta mengatakan sudah tidak sabar untuk menjajal lintasan sirkuit Mandalika. Ia pernah merasakannya ketika shooting pocari sweat run yang menurutnya pengalaman yang luar biasa selama dia sering ikut lari di event Nasional. “Sudah tidak sabar untuk segera menjajal dan berlari di lintasan sirkuit Mandalika, ujarnya.
Bahkan dirinya merasa bahagia apabila masyarakat di sepanjang jalan memberikan support walaupun hanya memukul mukul piring dengan garpu. “Sebagai pelari itu akan memberikan semangat yang luar biasa terasa kehangatan dan keramahan masyarakat Lombok,” ungkapnya. (Asbar)












