LOMBOK TIMUR — Kabar membanggakan datang dari dunia literasi kampus di Lombok Timur. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor berhasil menerbitkan sebuah buku antologi berjudul Jejak Langkah.
Buku yang diterbitkan oleh Jejak Aksara Publisher, Yogyakarta, ini memuat ragam kisah kehidupan, pengalaman, refleksi, serta nilai-nilai kehidupan yang ditulis langsung oleh para mahasiswa. Karya ini menjadi wadah konkret bagi mahasiswa untuk menyalurkan gagasan sekaligus menghidupkan budaya literasi di lingkungan kampus.
Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi Pancor, Dr. Idawati, M.Pd., turut menyambut baik capaian ini. Melalui kata pengantar yang disematkan dalam buku tersebut, ia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan semangat literasi para mahasiswa.
Ia berharap terbitnya Jejak Langkah dapat memantik motivasi mahasiswa lainnya di lingkungan kampus. “Karya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus membaca, menulis, dan melahirkan karya-karya yang memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan dunia pendidikan,” harapnya.
Kehadiran buku antologi ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam aspek akademik di ruang kelas, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui karya intelektual.
Setiap tulisan yang tersaji dalam Jejak Langkah merekam perjalanan hidup, perjuangan, dan pelajaran berharga yang dikemas dari berbagai sudut pandang. Lebih dari sekadar kumpulan cerita, proses penyusunan buku ini dinilai menjadi ruang pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun ide secara sistematis, dan membangun keberanian menyampaikan gagasan kepada publik.
Keberhasilan penerbitan Jejak Langkah diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya karya-karya lanjutan dari mahasiswa IAI Hamzanwadi Pancor. Semangat literasi yang terus dipupuk ini diyakini akan menjadi investasi intelektual berharga yang memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. (*)












