Lombok Timur – Demam memancing tidak hanya di laut atau sungai. Saat musim tanam padi, banyak warga yang menyalurkan hobinya memancing dengan mencari belut di persawahan. Itu mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Memancing belut di persawahan itu, penuh sensasi. Apalagi, bila umpannya ditangkap oleh belut yang ada di lubang-lubang pinggir sawah. “Mancing belut itu yang ramai pada siang hingga sore,” terang Asmuni anggota tour guide asal Polak Penyayang Desa Masbagik Selatan Kecamatan Masbagik Lombok Timur.
Kamis pagi (29/02) Asmuni dari Muni’s Terrace Bungalow bersama dua orang Turis dari Inggris, yang sedang liburan kuliah, Cornad dan Edward menyusuri hamparan hijaunya persawahan padi di Desa Lendang Belo Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur untuk memancing lindung (Belut).
Hal seperti ini tentu tidak ada di negaranya. Oleh karena itu mereka mengatakan cukup senang. Kegiatan seperti ini sambil menghirup udara segar dan menikmati panas matahari. Malah di antara mereka ada yang buka baju. “Sekalian berjemur, yang biasanya di pantai kali ini berjemur di persawahan sambil mancing belut,” terang Asmuni menerjemahkan ucapan tamunya.
Ahmad Yani yang juga guide mengaku hasil pancingannya kali ini cukup lumayan. Ia dapat 10 ekor belut dengan ukuran jari tangan orang dewasa. “Ini dapatnya, cukup lumayanlah, karena hujan lebat akhirnya perburuan belut dihentikan,” katanya kepada massmedia. (Asbar)














