Lombok Tengah Jadi Kabupaten Pertama Gelaran Pesantren Digital 2025 Bersama XLSMART

Lombok Tengah – Sebanyak 600 santri dan mahasiswa dari Pondok Pesantren Qomarul Huda serta Universitas Qomarul Huda di Lombok Tengah menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti Program Pesantren Digital 2025, Rabu (12/11).

Program ini diinisiasi dan digelar oleh XL SMART, perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, yang menggandeng Yayasan Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu sebagai lokasi acara. Langkah ini menegaskan komitmen XL SMART dalam meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda Islam, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

Acara pembukaan program ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Di antaranya adalah TGH Lalu Turmudzi Badarudin (Datoq Bagu/Pendiri Yayasan Pesantren Qomarul Huda Bagu),TGH. Lalu Tamim Ali Aqso, yang menjabat sebagai Ketua Asrama Pondok Pesantren Qomarul Huda, serta Ragil Hidayat, Kepala Kantor Layanan DT Peduli Mataram. Kehadiran Zulfahmi, Territory Sales Manager XLSMART area Mataram, dan Sudarmadji, seorang Presenter Founder Imajie TV & Blogger yang juga berperan sebagai mentor literasi digital, semakin memperkuat dukungan dari berbagai pihak terhadap program ini.

Program Pesantren Digital 12 November 2025 merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sosial XLSMART dalam berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui program ini, para santri dan mahasiswa dibekali dengan keterampilan digital yang relevan dan mutakhir, khususnya yang berbasis pada Artificial Intelligence (AI). 

“Lombok Tengah menjadi kota pertama dari enam kabupaten/kota yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan program ini, menunjukkan fokus XLSMART dalam pemerataan akses terhadap pendidikan digital di berbagai wilayah,” ucap Bapak Zulfahmi selaku perwakilan XLSMART.

Selain itu, hadir pula perwakilan DT Peduli menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, fasilitator, dan mitra kolaborasi yang telah mendukung terselenggaranya program ini. 

“Kami Berharap Program ini dapat memaksimalkan adanya Bonus Demografi karena sebetulnya Pemuda membutuhkan ruang, wadah dan partner diskusi dan  kolaborasi guna merealisasikan ide-ide menjadi aksi-aksi sosial yang konkrit dalam membangun bangsa. Oleh karena itu hadirnya XLSMART hari ini di Ponpes kita  yang kita banggakan dan kita cintai ini adalah salah satu langkah nyata sebagai Upaya Mobilisasi Peran Pemuda,” pungkas Ragil.

Salah satu pemateri utama dalam program ini, Bang Ajie, menekankan pentingnya merangkul teknologi dalam dunia pesantren. Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk mencetak santri yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang mendalam, tetapi juga mampu menjadi pencerah di dunia digital melalui pemanfaatan literasi digital dan dakwah berbasis AI. Bang Ajie memperkenalkan konsep AI sebagai “asisten” atau “santri cerdas” yang dapat membantu dalam berbagai aspek dakwah digital.

“Kita hidup di zaman di mana dakwah tidak hanya lewat mimbar, tapi juga lewat layar,” pungkasnya. Oleh karena itu, jadilah santri yang bukan hanya alim di pesantren, tetapi juga menjadi penceramah yang inspiratif di dunia digital.” tegas Bang Ajie. (*)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *