Umum  

Ary Juliant Tampil Memukau di Aranka Tempasan Pringgasela

Penampilan Ary Juliant di Arnak Tempasan (20/3)

massmedia.id, Lombok Timur – Aranka Tempasan Bungalow Pringgasela Lombok Timur, mempersembahkan acara Live Musik bertajuk “Nyawa Aranka” dengan menghadirkan Ary Juliant & The Bajigur Bluegrass, Sabtu malam (20/3).

Barry, owner Aranka Tempasan Bungalow, dalam sambutannya mengatakan, event yang dihadirkan setiap malam Minggu temanya berbeda-beda. Sebelumnya tema “Nteh” (Charity Event) yang digelar untuk donasi bagi yang terdampak bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, dan malam ini, kata Barry,  bertajuk “NYAWA ARANKA” Hidup untuk lebih hidupnya Kehidupan.

Semuanya ini, lanjut Barry, bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi semua pelaku seni untuk “Diskusi Art”, seperti seni rupa, musik tradisional, seni ukir, musik indie dan lainnya. Serta menggunakan tempat tersebut (baca: Aranka Tempasan) sebagai tempat berkesenian.

Kehadiran Ary Juliant atau akrab dipanggil Kang Ary di Aranka Tempasan bersama Lembaga yang menaunginya Rumah Kucing Montong (RKM) cukup memukau Penonton.

Acara diawali dengan diskusi dan tanya jawab yang dipandu musisi Lombok Timur, Yuspianal Imtihan, yang juga salah seorang Dosen Universitas Hamzanwadi Selong.

Dalam sesi tanya jawab ada pertanyaan dari salah satu penonton, kenapa Kang Ary tetap setia di jalur Indie? Dijawab oleh kang Ary, dirinya pernah ditawari oleh sebuah Label Produksi Rekaman  dengan iming-iming bayaran tinggi, dan dirinya diharuskan mengikuti selera pasar yang diinginkan oleh label tersebut. Demi untuk mempertahankan idealismenya terhadap musik indie, tentu dia menolaknya, sehingga sampai saat ini tetap di jalur Ary Yulianisme. 

Pria kelahiran Bandung ini menyebutkan telah merilis album “Sevenium Pre Millenium” pada Januari 2021 yang lalu. Album ini hasil kerja sama Gerilya Bebas Bersama, Ariftone Studio, AJ&F, Folkopi Records & R.O.O.M di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia menjelaskan Album tersebut berisikan tujuh lagu karyanya selama rentang waktu 1987 sampai 2006. Dengan alasan tersebut Album barunya di beri judul “Sevenium Pre Millenium”. 

Dalam konser Nyawa Aranka tadi malam, Kang Ary bersama The Bajigur menyanyikan 5 buah lagu. Dan Lagu “Beribu Pada Televisi” sebagai lagu pembuka, dan diakhiri dengan lagu “Mimpi Kereta Api Mataram-Sumbawa”.

Personil Ary Juliyant & The Bajigur Bluegrass terdiri dari Ary Juliyant pada gitar, banjo, vokal, keyboard, perkusi, tinwhistle dan aransemen dasar. Arif Prasojo pada biola, gitar, sound engineering, dan aransemen final, sedangkan Wawan Werdaya pada bass fretless custom.

Di tempat terpisah Komandan Rumah Kucing Montong (RKM) Rahadyan Salam, atau nama bekennya dipanggil Kang Oseng, menerangkan selain Ary Juliant dan The Bajigur Bluegrass, RKM membawa serta musisi muda Fariz Hasan dan Sasa di bantu musisi lokal Opan Lombokte.

Kang Oseng menuturkan, bahwa Rumah Kucing Montong (RKM) sebuah lembaga yang didirikan oleh Ary Juliant dan Yuga Anggana pada tahun 2016 yang lalu, menaungi Ary Juliant & Folk ( AJ&F), komunitas seni rupa, komunitas literasi dan lainnya yang berkaitan dengan seni dan budaya.

Rumah Kucing Montong yang berlokasi di Perumahan Montong terbuka lebar bagi komunitas seni lainnya untuk bergabung, berdiskusi dan free alias tanpa biaya.

Dikatakan oleh Kang Oseng, RKM dalam masa pandemi ini tetap melakukan kegiatan-kegiatan seperti Pentas Musik, Pameran Lukis, Festival Buku, diskusi- diskusi.  “Semuanya itu disesuaikan dengan tempat yang ada dan mengikuti Protokol Kesehatan,” tutupnya. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *