Festival Dara Ngindang ke-7 Sukses, 36 Turis Mancanegara Takjub Saksikan Ribuan Merpati

LOMBOK TIMUR – Gelaran Lapesta Festival Dara Ngindang ke-7 di Desa Lendang Belo, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (21/10/2026) berjalan sukses dan meriah. Festival yang berlangsung setengah hari itu dikemas apik sehingga memukau 36 turis mancanegara dan tamu undangan yang hadir.

Turut hadir Camat Montong Gading Arpin, S.IP., MM., Forkopimcam, Pjs Kepala Desa Lendang Belo Lalu Embun Dini Haryadi, Tokoh Agama dan Budaya Desa Lendang Belo, Ketua BPD Sunardi, Pegiat Pariwisata dan Budaya Lombok Timur, Sareh Erwin, serta tiga orang bakal calon kepala desa Lendang Belo periode 2027-2035.

Pada acara tersebut ditampilkan musik tradisional, tarian dayang-dayang, tarian Dara Ngindang, dan acara inti yaitu pelepasan ribuan merpati oleh peserta dan tamu undangan.

Sekretaris Desa Lendang Belo, Kamran, mengapresiasi kinerja panitia dan semua pihak yang terlibat. “Hari ini ribuan burung merpati kembali mengepakkan sayapnya untuk ke-7 kalinya. Terima kasih kepada turis dari berbagai negara yang sudah hadir,” ujarnya.

Menurutnya, Festival Dara Ngindang bukan sekadar hiburan masyarakat, tetapi sudah menjadi ikon dan ciri khas Desa Lendang Belo yang telah memasuki tahun ke-7.

Ia juga melaporkan, berdasarkan catatan tahun 2026, lebih dari 500 turis menginap di Lendang Belo, belum termasuk wisatawan yang hanya sekadar menikmati sunrise dan pemandangan terasering di kawasan tersebut.

Camat Montong Gading, Arpin, mengatakan Festival Dara Ngindang merupakan budaya masyarakat Lendang Belo sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata di Lombok Timur.

“Kegiatan Festival Dara Ngindang ini juga merupakan salah satu strategi untuk melakukan promosi pariwisata,” kata Arpin.

Setelah menyampaikan sambutan, Camat Montong Gading resmi membuka Lapesta Festival Dara Ngindang ke-7 Tahun 2026 dengan jargon “Merpati Sejati Bukan Pedati”.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Sunardi mengatakan, pada Festival Dara Ngindang ke-7 tahun ini diikuti sedikitnya 152 peserta dari berbagai kecamatan dan desa dengan total 1.500 merpati yang dilepas. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *