Hujan Pertama di Sapit Jadi Saksi Cinta Didik & Intan Ikat Janji Suci di Halaman Outdoor Kurni’s Cabin

LOMBOK TIMUR – Banyak tradisi dan budaya menganggap hujan pada hari pernikahan sebagai simbol rezeki lancar, kesuburan, serta pertanda baik. Hal itulah yang terjadi di pernikahan Didik Kurniawan dan Intan Yuniarti.

Meski digelar outdoor (luar ruangan) di tengah guyuran hujan, momen tersebut justru dikenang sebagai prosesi yang khidmat, romantis, dan tak terlupakan.

Akad nikah yang berlangsung di halaman terbuka Kurni’s Cabin, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Minggu (25/10/2026) tetap berjalan lancar.

Hujan pertama yang turun di wilayah Sapit tidak menghalangi niat suci kedua mempelai. Prosesi tetap khidmat dihadiri keluarga, tamu undangan, Camat Sembalun, anggota Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Anggota Lombok Homestay Association (LHA), Lombok Volunteerism Community (LVC), Jurnalis massmedia dan para guide.

Mempelai pria, Didik Kurniawan, diketahui merupakan Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Provinsi NTB.

Meski keluarga dan tamu undangan datang dalam kondisi kehujanan dan basah kuyup, prosesi tetap berjalan tertib. Panitia dan petugas KUA sigap menyambut dan mengarahkan tamu ke lokasi akad yang telah ditata rapi dan nyaman.

Suasana hujan justru menambah ketenangan di halaman Kurni’s Cabin. Penghulu KUA yang memimpin prosesi memberikan nasihat pernikahan bahwa pernikahan adalah awal kehidupan rumah tangga yang harus dijalani dengan tanggung jawab, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan keluarga.

Setelah ijab kabul dinyatakan sah, suasana haru dan bahagia menyelimuti kedua mempelai.

“Awalnya kami khawatir karena hujan turun cukup deras. Namun alhamdulillah, proses akad berjalan baik dan kami merasa terharu,” kata Didik.

Sejumlah sahabat turut memberikan doa:

Camat Sembalun,Suherman (Edmond): “Akhirnya melepas masa lajang ditandai dengan turunnya hujan perdana di Sapit, menandakan keberkahan. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah serta mendapat keturunan yang saleh dan shalihah, bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.”

Ming Lombok: “Selamat menempuh hidup baru. Semoga mendapat berkah dan ridha Allah SWT, diberikan keturunan yang shalih dan shalihah, dan bertumbuh keimanannya.”

Owner IKM Bunga Rosa Suela: “Samawa buat Mas Didik, semoga langgeng till jannah.”

Pendiri LVC, Ahyak Mudin atau sering juga disebut TGP: selamat menempuh hidup baru untuk Didik dan Intan, “Hujan hari ini menjadi pengingat kita bahwa setiap rumah tangga akan menghadapi berbagai keadaan. Yang penting adalah bagaimana pasangan saling menguatkan dan menjaga kebersamaan

Di tempat terpisah Ketua LHA Provinsi NTB H Abdul Aziz Zuhdi: Barakallahu lakuma, semoga pernikahan Didik dan Intan, penuh berkah dan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *