JAKARTA – Kabupaten Lombok Timur berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik di Tingkat Nasional. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 22 Oktober 2026.
Pencapaian ini tidak lepas dari kesuksesan berbagai program unggulan daerah, di antaranya program “Lombok Timur Berkembang” (Berantas Rentenir Melalui Pemberdayaan Masyarakat), Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) dan program “Kejar” (Satu Rekening Satu Pelajar). Program “Lombok Timur Berkembang” telah terbukti efektif membantu masyarakat, khususnya peternak dan pelaku UMKM, dengan memberikan akses permodalan berupa pinjaman tanpa bunga guna menghindari jeratan rentenir.
Merespons penghargaan ini, Bupati Lombok Timur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif. “Insyaallah, ke depan dukungan dari segi anggaran akan semakin kita perbesar dan tingkatkan,” tegas Bupati.
Salah satu pilar utama keberhasilan literasi dan inklusi keuangan di Lombok Timur adalah penerapan program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) yang terintegrasi dengan program TPAKD. Pondok Pesantren Raudhatul Azhar bersama KSPPS BMT Raudhatul Azhar telah menjadi percontohan nyata implementasi program ini.
Melalui EPIKS, santri, Asatidz, Guru, Bahkan Masyarakat dapat mengakses semua jenis produk dan layanan Keuangan Syariah mulai dari layanan Perbankan, Pegadaian, Asuransi, Pembiayaan, bahkan akses ke Pasar Modal Syariah hanya dengan datang ke Pesantren Raudhatul Azhar. Tim EPIKS Raudhatul Azhar Tidak hanya menginklusi masyarakat tetapi juga aktif memberikan edukasi terkait keuangan syariah.
Program EPIKS ini diharapkan mendapat perhatian lebih dari pemerintah, mengingat besarnya dampak positif yang dihasilkan dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga berharap keberhasilan Pondok Pesantren Raudhatul Azhar ini dapat menginspirasi dan diikuti oleh pondok pesantren lainnya di seluruh Indonesia. (*)











