MANGGARAI, NTT — Meski wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diguncang gempa, semangat Tim Volunteer Metro Insan Mulia (MIM) Foundation GALAKSI untuk membantu masyarakat terdampak bencana tidak surut.
Salah satu relawan, Nurmala, Kepala Sekolah PAUD yang telah 16 tahun berkecimpung dalam kegiatan kemanusiaan, kembali turun langsung ke lokasi bencana. Selama ini, ia aktif berada di garis depan dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari penanganan gempa Lombok, banjir di Aceh dan Sumbawa, hingga membantu korban erupsi gunung di NTT.
Sesampainya di lokasi, Tim disambut gempa dengan kekuatan 5,2 Skala Richter (SR). Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah para relawan untuk menjalankan misi kemanusiaan.
Pada hari pertama kegiatan, Tim Volunteer MIM Foundation melaksanakan dukungan Psikososial bagi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak penyintas gempa di Kampung Batok, Desa Salama, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT.
Di lokasi pengungsian Dusun Batok, Desa Salama, tim melakukan kegiatan Trauma healing bersama anak-anak penyintas gempa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi rasa takut dan trauma yang dialami anak-anak akibat bencana.
Sebelumnya, Tim juga menyusuri wilayah Desa Ojang Bugis yang menjadi salah satu daerah terdampak cukup parah. Sejumlah rumah warga dan tempat ibadah mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.
Selain memberikan dukungan Psikososial, Tim MIM Foundation turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.
Tim Volunteer Metro Insan Mulia Foundation berada di lokasi bencana di jadwalkan dari Tanggal 16 sd 29 September 2026, Mereka terus bergerak memberikan dukungan dan harapan bagi masyarakat NTT yang hingga kini masih menghadapi dampak gempa.
Jajaran MIM Foundation Mataram juga mengingatkan seluruh Tim yang bertugas agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama berada di lokasi bencana.
“Insyaallah, setiap langkah kemanusiaan ini menjadi amal dan keberkahan. Mari bergotong royong membantu membangun kembali NTT bersama MIM Foundation,” demikian pesan Tim Relawan. (Asbar)













