Satu-satunya Calon Kades Perempuan di Sembalun, Syae’un Bawa Visi Desa Mandiri dan Berdayakan UMKM

LOMBOK TIMUR– Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026/2027 di Desa Wisata Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur menghadirkan warna tersendiri. Di tengah kontestasi, muncul satu-satunya calon kepala desa perempuan yang membawa visi besar transformasi desa.

Adalah Syaeun, S.Pd.l, lahir di sembalun 50 tahun yang lalu, Ia harus bersaing dengan Empat calon kades Pria, yakni Jumahir, Muh. Roli Wahyudi, Murnaji, S.Pd, dan Junaedi.

Syae’un menegaskan, keikutsertaannya bukan sekedar meramaikan pesta demokrasi tingkat desa, melainkan didasari keinginan kuat untuk memajukan taraf hidup masyarakat, khususnya kaum perempuan, pelaku UMKM, dan pemuda tani di desa wisata super prioritas itu.

“Motivasi pertama tentunya ingin membuat perubahan, menjadikan Sembalun menjadi desa yang mandiri, bukan hanya mengharapkan Dana Desa. Lalu membangun kembali PKK Desa yang selama ini tidak aktif,” ujar Syae’un kepada wartawan.

Perempuan yang juga dikenal sebagai penggerak sosial itu membeberkan program konkretnya. Ia ingin memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga kelompok tani milenial.

Menurutnya, Sembalun memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, hanya butuh pendampingan serius.

“Lalu memberdayakan pemuda dengan kegiatan wisata dan pelatihan, sehingga tidak ada lagi tawuran antar dusun,” tegasnya.

Cita-cita lainnya adalah meningkatkan derajat kaum perempuan dengan tetap mengacu pada tuntunan agama.

“Ketika perempuan berdaya dan memiliki penghasilan sendiri, maka keluarga akan terbantu, baik biaya pendidikan maupun biaya rumah tangga,” tambahnya.

Untuk pemberdayaan ekonomi, Syae’un mengaku telah membina 42 UMKM yang kini sudah mandiri dengan produk unggulan masing-masing. Ke depan, ia akan mendorong UMKM masuk ke ekosistem digital.

“Mereka bukan hanya berjualan offline tapi online. Ini tentunya kerja sama dengan Rumah BUMN dan dinas terkait,” jelasnya.

Bukan sosok baru, Syae’un memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan sosial sejak 1995. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah MTs, Kepala PAUD Al-Ikhlas, pengurus PKK Kecamatan dan Desa, kader sekaligus Koordinator Posyandu Kecamatan, Koordinator UMKM Kecamatan, Ketua KWT Putri Rinjani, Ketua LKS Al-Ikhlas, Tim Siaga Bencana Desa, hingga Ketua Perempuan Tangguh.

Soal restu keluarga, Ia mengaku awalnya sang suami kurang setuju karena khawatir kelelahan melihat segudang aktivitasnya. Namun setelah tiga minggu, akhirnya diizinkan.

“Apapun yang saya lakukan, insyaallah selalu minta izin suami. Pencapaian hari ini atas berkat dan izin suami dan orang tua. Saya bertahan sampai saat ini karena ada lelaki tangguh di belakang saya,” ungkapnya.

Menariknya, meski menjadi calon terakhir yang menyatakan diri, ia justru menjadi pendaftar pertama karena persyaratan dukungan KTP berhasil terkumpul hanya dalam dua minggu.

Jika terpilih, Syae’un menyiapkan program unggulan yang langsung menyentuh masalah mendasar:

1. Darurat Sampah: Gotong royong bersama pemuda membersihkan area kuburan umum yang tidak layak dijadikan tempat pembuangan sampah.

2. Cegah Banjir Bandang: Membersihkan sampah di sungai yang menghubungkan Desa Sembalun Lawang dan desa lain, yang selama ini menjadi penyebab banjir bandang tiap Januari.

3. Kesehatan: Meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan untuk mendukung generasi emas.

4. Lansia: Mengaktifkan senam lansia di Posyandu dan penyaluran bantuan melalui LKS Al-Ikhlas Sembalun.

“Mari kita buktikan, perempuan juga bisa memimpin Sembalun menjadi Desa mandiri, kreatif, dan sejahtera,” pungkasnya. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *