Menilik Budidaya dan Olahan Rumput Laut di Desa Wisata Labuhan Kertasari

Sumbawa Barat – Selain garis pantai yang panjang dengan pasir putihnya, Desa Labuhan Kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi hasil laut yang melimpah. Karena terletak di pesisir pantai, budidaya rumput laut menjadi salah satu peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Warga Desa Kertasari hampir 90 persen menjadi petani rumput laut. Dan sudah menjadi pekerjaan tetap bagi mereka di sini. “Setiap RT biasanya memiliki 2 Kelompok dan 1 kelompok memiliki 12 anggota”, ungkap Julaeni, salah satu warga desa Kertasari.

Warga sedang bekerja di salah satu kelompok budi daya rumput laut

Julaeni pun menjelaskan untuk petani rumput laut sendiri di desa Kertasari sangat banyak, dan rata-rata penghasilan utama bagi masyarakat.

Sementara itu, untuk harga rumput laut rata-rata Rp. 15.000.- per kilogram bagi rumput laut yang sudah kering, sedangkan bagi rumput laut yang masih basah rata-rata Rp. 2, 500.- per kilogram. Produksi rumput laut di desa Kertasari bisa mencapai 300 kilogram per orang selama 30 hari. “Bagi masyarakat di sini, per orang bisa menghasilkan Rp. 4.500.000.- dalam sebulan ketika hasil panen sangat baik,” ungkap Andi Arta, salah satu Ketua Kelompok Petani Rumput Laut.

Andi juga mengungkapkan, biasanya setiap hasil panen rumput laut langsung dibawa ke gudang di sekitar desa atau bisa langsung dijual ke pengepul di desa untuk dijual keluar daerah. Dan kebanyakan rumput laut yang sudah kering dikirim langsung ke Bali dan Jawa sedangkan yang masih basah dijual ke Lombok.

Dodol Rumput Laut, salah satu makanan olahan dari Rumput Laut

Selain bisa langsung dijual, rumput laut di desa Kertasari juga diolah menjadi makanan oleh masyarakat setempat. Makanan olahan rumput laut  yang dihasilkan berupa dodol, brownies, dan Es Krim.

Adalah Nurjaming, salah seorang warga yang mengolah rumput laut menjadi beragam jenis makanan ringan.  Nurjaming sudah memulai usaha olahan rumput laut dari tahun 2013 dengan usaha skala kecil. Di tahun 2015 Nurjaming memulai produksi walaupun masih dalam keadaan terbatas, dan di tahun ini Nurjaming sudah bisa memproduksi dan memasarkan di Outlet, Alfamart, dan Kabupaten Sumbawa Besar Mall (KSB Mall). Omset yang dihasilkan oleh Nurjaming sendiri antara 1 sampai dengan 2 juta perbulan dengan produksi sampai 20 kilogram rumput laut dalam tiga hari.

Nurjaming sendiri sangat berharap bisa memasarkan olahannya ke luar daerah maupun luar negeri. Dan berharap bisa dilirik oleh masyarakat lokal maupun Mancanegara.

Dan dia juga berharap adanya pendampingan dari pemerintah atau dinas terkait, termasuk untuk peningkatan Kualitas Produksi dan SDM Masyarakat setempat. (Ozie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *