Tim Penilai Lomba Desa Nilai Desa Masbagik Selatan

Pemerintah Desa Masbagik Selatan saat menyambut Tim Penilai yang diketuai oleh Kadis PMD Lombok Timur, Muhammad Khairi.

massmedia.id, Lombok Timur – Tim penilai yang diketuai oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Khairi, hadir di Desa Masbagik Selatan dalam rangka penilaian Lomba Desa, Selasa (16/3).

Khairi dan Tim disambut oleh Camat Masbagik H.Muhidin, Kepala Desa Masbagik Selatan Wiriawan , Danramil Masbagik, Kapolsek Masbagik, Kepala PKM Masbagik Baru, Kepala UPTD Pertanian, Kepala UPTD Dikpora, Babinsa, BKTM Masbagik Selatan, Kepala Desa Sekecamatan Masbagik, Perangkat Desa, BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna yang berjumlah 80 orang dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam Sambutan  Ketua Tim Juri, M. Khairi menerangkan bahwa dalam agenda Lomba Desa Jilid 2 ini, yang sebelumnya rutin setiap tahun sekali, sedikit berbeda pada tahun ini. Yang mana digabung dengan kampung sehat yang kemudian indikator utama fokus pada protokol kesehatan (prokes). Khairi sangat mengapresiasi kesiapan protokol kesehatan yang diterapkan di Masbagik Selatan. “Kami sangat apresiasi dengan kesiapan Desa Masbagik Selatan yang betul-betul sangat siap dalam penilaian ini, mulai dari penyambutan juga penerimaan dari elemen masyarakat yang sangat maksimal dengan baru masuk gerbang desa kita ditermogan, dikasih hand sanitizer, dengan semua mengunakan masker serta tidak ada yang berjabat tangan. Ini semua juga menjadi fokus penilaian kami,” terangnya.

Dalam sambutan selayang pandang, Kepala Desa Masbagik Selatan, Wiriawan, menjelaskan Pemerintah Desa sudah mempersiapkan ini secara massif sejak lama mulai dari protokol kesehatan dan beberapa kreasi inovatif dari segala potensi yang ada di desa. Selain itu, pihaknya juga mendisain 10 kampung tematik yang mempunyai identitas dan sentral khas sendiri dan ditambah dengan lahan tanaman obat yang juga menjadi andalan. “Dan tidak kalah unik di tengah pandemi Covid -19 ini kami menyulap salah satu lahan menjadi apotik hidup yang di mana segala jenis tanaman obat ada di lahan tersebut yang kemudian kami racik menjadi obat-obatan, papar Wiriawan. “Masbagik Selatan ini adalah sentral pendidikan serta perekonomian yang berputar setiap hari. Bahkan peternak asal Sumbawa menginap di sini untuk memasarkan hasil ternaknya. Kedepan kami akan terus berupaya berinovasi untuk meningkatkan pengembangan segala potensi Desa Masbagik Selatan ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini Camat Masbagik, Muhidin, menerangkan dalam lomba desa berintegrasi ini selain potensi desa, yang menjadi fokus adalah bagaiamana membangun pola baru dalam protokol kesehatan. “Maka lewat momentum Lomba Desa ini harapan kita bersama menjadi sebuah wasilah perbaikan kita depan, mulai dari pemerintahannya, administrasi, serta pembangunan. Semoga desa kita Masbagik Selatan masuk nominasi yang membanggakan kita semua dan menjadi inspirasi untuk semua desa yang ada,” terangnya.

Berbagai potensi hasil kerajinan masyarakat Desa Masbagik Selatan juga ditampilkan pada Lomba Desa ini yang di mana berbagai hasil produk unggulan (kerajinan hiasan lampu, olahan-olahan home industry serta berbagai produk industri lainnya. (Hul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *