LOMBOK TIMUR – Perkembangan akomodasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan soft launching Tibu Bunter Bungalow milik H. Abd. Aziz Zuhdi yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Lombok Homestay Association dengan Lembaga Kursus The Kanggaroo di Dusun Tibu Bunter, Desa Wisata Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Minggu (7/6/2026).
Kehadiran homestay dan bungalow ini sejalan dengan dorongan pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata desa. Apalagi, tingkat hunian (okupansi) penginapan mulai merangkak naik menjelang puncak kunjungan wisata (high season) pada bulan Juli hingga September mendatang. Akomodasi ini dikembangkan guna memberikan pengalaman menginap yang autentik bagi wisatawan, mempromosikan adat istiadat, sekaligus mendongkrak perekonomian warga desa.
Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Lombok Timur, Widayat; Staf Khusus (Stafsus) Pariwisata Lombok Timur, Ahmad Roji; Pendiri Lombok Homestay Association (LHA), Ahyak Mudin; Kepala Dusun (Kawil) setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota LHA Lombok Timur, serta 10 relawan (volunteers) mancanegara dari berbagai negara di kawasan Eropa dan Amerika.
Dalam sambutannya, Kadis Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menyambut positif peresmian Tibu Bunter Bungalow sebagai alternatif pengembangan akomodasi di daerahnya. Menurutnya, lokasi bungalow yang strategis dan berdekatan dengan destinasi Air Terjun Tibu Bunter merupakan nilai tambah tersendiri.
“Kami berharap lokasi ini akan semakin berkembang sebagai daerah tujuan wisata, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ungkap Widayat.
Lebih lanjut, Widayat menambahkan bahwa dirinya beserta Stafsus juga memiliki ketertarikan untuk mendirikan homestay di masa depan. Ia berharap kelak dapat ikut meramaikan iklim bisnis pariwisata ini dan bergabung bersama Lombok Homestay Association (LHA).
Di tempat yang sama, dengan disaksikan oleh Kadis Pariwisata, Stafsus, Pendiri LHA, dan tamu undangan, turut dilaksanakan penandatanganan kerja sama (MoU) selama satu tahun antara LHA Provinsi NTB yang diwakili oleh H. Abd. Aziz Zuhdi dengan Ade Irma Hariani, Direktur The Kangaroo English Course. Melalui kesepakatan tersebut, pihak LHA akan mendampingi The Kangaroo English Course dalam penyediaan tenaga pengajar bahasa Inggris yang didatangkan dari relawan mancanegara yang tengah mengabdi di LHA Lombok.
Rangkaian acara soft launching ini kemudian ditutup dengan ramah tamah, makan malam bersama, dan suguhan hiburan musik dari grup Poroq-poroq Timbang Momot (PORTIMOT Akustik) yang merupakan bagian dari LHA Lombok Timur. (Asbar)














