Umum  

SJP Resmikan Jembatan Gantung Kokok Tanggek Penghubung Desa Toya dan Aik Prapa

Lombok Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II (Pulau Lombok), H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), meresmikan Jembatan Gantung Kokok Tanggek, Kamis (25/01). 

Selain SJP, hadir pula Gatot Suwirto Kasi Pembangunan Direktorat Jenderal Bina Marga, Pelaksanaan Jalan Nasional NTB pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR RI), Salmun Rahman Kadis PMD Lombok Timur, Camat Aikmel, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Agama.

Jembatan gantung tersebut menghubungkan dua desa yaitu, Dusun Sempur Daya dan Dusun Akar Desa Toya dan Desa Aik Prapa, Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Jembatan Gantung Kokok Tanggek Desa Aik Prapa ini merupakan program dari aspirasi SJP dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini merupakan jembatan gantung dengan panjang 96 meter lebar 2 m.

Pembangun jembatan gantung ini bersumber dari  APBN sebesar Rp 3.769.136.000. Dengan adanya jembatan ini diharapkan bisa memudahkan akses dan menguatkan ekonomi masyarakat di Desa Aik Prapa dan Desa Toya. Selain itu juga, lokasi jembatan gantung bisa menjadi spot wisata baru di Kabupaten Lombok Timur. 

Dalam sambutannya Kades Toya, Hanah menyampaikan bahwa sebelum adanya jembatan gantung ini, masyarakat membuat dari bambu petung dengan panjang 32 meter yang diganti setiap tahun. Banyak masyarakat yang takut melintas karena kedalaman Kokok Tanggek 90 meter. 

Untuk itu, pada tahun 2020 diusulkan Jembatan gantung yang dilaksanakan tahun 2023. Untuk itu, Hanah mengajak masyarakat untuk menjaga keberadaan jembatan Gantung Kokok Tanggek yang merupakan penghubung antara Desa Toya dan Desa Aik Prapa.  

Sementara, Kasi Pembangunan Jalan Nasional NTB, Gatot Suwarto, ST menyebutkan pengerjaan Jembatan Gantung Kokok Tanggek dikerjakan selama 143 hari dengan bentang atau panjang 96 meter. Ini merupakan jembatan ketiga yang dibangun, setelah Jembatan Gantung Cemara di Lembar Lombok Barat dan Jembatan di Desa Kembang Kuning dan Lenek Pesiraman Lombok Timur. “Semoga Jembatan ini bermanfaat dan dapat dijaga oleh masyarakat,” pesannya. 

Pj Bupati Lotim, H. M. Juaini Taofik diwakili Kadis PMD Lotim, Drs. Salmun Rahman, menjelaskan hadirnya jembatan ini menjadi jawaban atas mimpi-mimpi Masyarakat di Desa Toya dan Desa Aik Prapa. 

Diyakini Salmun, infrastruktur wilayah yang hadir ini dapat meningkatkan harkat dan martabat masyarakat. Jembatan gantung ini dapat memudahkan segala kegiatan masyarakat. Tentunya itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jembatan gantung ini akan menjadi lokasi masyarakat menggantung kehidupan yang lebih baik ke depan,” tegasnya. 

Sementara, Anggota DPR RI, Suryadi Jaya Purnama mengatakan hadirnya Jembatan Gantung Kokok Tanggek merupakan buah dari silaturahmi antara masyarakat, pemerintah dan DPR khususnya kepada dirinya yang menjadi Wakil Rakyat di Komisi V DPR RI dari Dapil NTB II Pulau Lombok. 

Untuk itu, SJP mengajak masyarakat untuk bersyukur atas rezeki Jembatan yang didapatkan. Salah satu wujud syukur itu dengan merawat dan menjaga apa yang sama-sama sudah diperjuangkan. 

“Perjuangan di Senayan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Ini akan diserahkan ke Pemerintah Desa untuk dikembangkan menjadi tempat wisata,” jelasnya. 

Acara peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh SJP, Perwakilan Jalan Nasional NTB dan Pemda Lotim. Dilanjutkan dengan peninjauan dengan melintasi Jembatan Gantung Kokok Tanggek diiringi kesenian Gendang Beleq desa setempat. (*)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *