LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Forum Masbagik Bersatu (Formabes) yang konsisten menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara santunan ratusan anak yatim yang berlangsung di Lesaan BBQ Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Senin (09/03).
Kegiatan sosial ini merupakan agenda rutin bulanan Formabes setiap Ramadhan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Masbagik. Hadir dalam acara tersebut jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Formabes Targetkan 1.000 Penerima di Tahun Depan
Ketua Formabes, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa pada Ramadhan tahun ini, pihaknya berhasil menyalurkan santunan kepada sekitar 500 anak yatim yang tersebar merata di seluruh desa di Kecamatan Masbagik.
“Jumlahnya sekitar 500 anak yatim dari semua desa di Kecamatan Masbagik. Kita upayakan pembagiannya merata, meskipun sebenarnya masih banyak yang belum kebagian,” jelas Huda.
Meski demikian, Formabes tidak ingin berhenti di angka tersebut. Huda menargetkan jangkauan penerima manfaat bisa berlipat ganda pada masa mendatang.
“Peran para pembina sangat penting dalam memberikan motivasi dan dukungan agar Formabes terus aktif melaksanakan kegiatan sosial seperti ini,” tambahnya, sembari menargetkan 1.000 penerima santunan pada Ramadhan tahun depan.
Strategi “Jemput Bola” ke Pusat di Tengah Keterbatasan Anggaran
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyempatkan diri mengulas satu tahun masa kepemimpinannya. Ia memaparkan tantangan finansial yang dihadapi daerah, yang memaksa pemerintah kabupaten untuk lebih proaktif mencari sumber pendanaan di luar APBD.
Warisin mengaku sering melakukan perjalanan dinas ke Jakarta demi melobi pemerintah pusat agar program-program pembangunan bisa mengalir ke Lombok Timur.
“Karena banyak anggaran yang diefisiensi, satu-satunya cara adalah menjemput program ke pemerintah pusat agar bisa dibawa ke Lombok Timur,” ungkap Warisin.
Lebih lanjut, ia memberikan tips kepada jajarannya agar setiap kunjungan ke ibu kota dilakukan secara efektif dan efisien demi kepentingan daerah.
“Kalau diundang ke Jakarta jangan hanya datang ke satu tempat saja, hubungi juga yang lain supaya sekalian bisa ke beberapa tempat,” pungkasnya.
Definisi Organisasi yang Besar
Menutup arahannya, Bupati Warisin menekankan bahwa kualitas sebuah organisasi atau forum masyarakat tidak diukur dari kemegahan acaranya, melainkan dari manfaat yang dirasakan langsung oleh warga.
“Forum yang besar bukan yang banyak seremonial, tetapi yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan,” tegas Bupati.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pelipur lara dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam merayakan keberkahan bulan Ramadhan tahun ini. (*)













