Umum  

Rabu Keramat Jilid II, Mahasiswa Kembali Suarakan Kebenaran

Lombok Timur – Suasana memanas di Lesehan Bebalung Masbagik sebelum fajar. Aliansi Pemuda dan Masyarakat Lombok Timur berkumpul untuk menyusun taktik “Rabu Keramat” yang akan dilaksanakan pada 10 Desember 2025. Di tengah kerumunan itu, HIMMAH NWDI berdiri tegas sebagai benteng mahasiswa yang tidak akan diam melihat ketidakadilan.

HIMMAH melihat dua kasus yang menjadi latar belakang aksi bukan sekadar masalah tersendiri, melainkan runtuhan sistem yang sudah lama terlantar. Pertama, proyek gedung BPKB Satlantas Polres Lotim sebesar Rp25,7 miliar yang dikerjakan PT Sultan. Bagi mereka, yang disebut “dugaan penyimpangan” itu adalah tanda pengawasan internal yang hancur lebur, dengan material tidak sesuai standar dan proses pengadaan yang menyembunyikan rahasia sehingga uang rakyat terbuang sia-sia.

 Kedua, kasus “hilang tanpa jejak” di Satreskrim. Bagi mereka yang berjuang untuk prinsip hukum, ini adalah caci maki terhadap keadilan—laporan masyarakat yang hilang dan penanganan yang asal-asalan bukan hanya masalah komunikasi, tapi pelanggaran integritas aparat.

 Ketua Umum DPC HIMMAH NWDI LOTIM, Muzanni Ardian, memaparkan: “Jadi, kita tidak cuma ikut turun ke jalanan. Dengan data dan analisis yang kita susun dengan cermat, HIMMAH NWDI akan menjadi tulang punggung dalam membangun bukti solid—untuk diajukan ke Kejaksaan dan KPK. Kita tuntut: audit total proyek BPKB oleh pihak luar yang netral, dan penyelidikan mendalam terhadap setiap kasus hilang dengan menuntut jawab setiap pejabat yang bersangkutan. Di urusan uang publik dan keamanan warga, tidak ada ruang untuk maaf—hanya ruang untuk kebenaran yang tegas!” Paparnya.

Saat tanda-tanda “Rabu Keramat” terpasang di setiap sudut, tujuh posko penggalangan massa telah beroperasi. Koordinator Umum (Fahri )”menyampaikan ultimatum: jika tidak ada klarifikasi yang memadai, Aksi Jilid III akan lebih hebat”.

 Muzanni juga menegaskan: “Dan HIMMAH? Kita siap—siap menjadi momentum ledakan yang membuka kebuntuan dan membawa keadilan ke permukaan!” (*)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *