Peringati Hari Jadi Desa Danger Ke-59, Pemdes Gelar Pertandingan Tenis Meja Tingkat Kabupaten

Lombok Timur – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-59 Desa Danger Kecamatan Masbagik, Pemerintah Desa Danger menyelenggarakan Pertandingan Tenis Meja “Danger Cup I” se-Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Danger Utara Desa Danger, Jum’at, (30/7).

Pembukaan Pertandingan Tenis Meja Danger Cup I se-Kabupaten ini dihadiri oleh Assairul Kabir, Kepala Bidang Teknologi Tepat Guna (TTG) mewakili Wakil Bupati Lombok Timur, Pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Cabang Lombok Timur, Kepala Desa, Perwakilan dari peserta dan panitia pelaksana.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Mansur, menyampaikan pembukaan pertandingan Tenis Meja Danger Cup I ini dalam rangka perayaan Hari Jadi Desa Danger ke-59. Selain Tenis Meja, Panitia juga akan mengadakan pertandingan Cepokan, Catur, dan Lomba Mewarnai Siswa PAUD Tingkat Desa.

“Pertandingan tenis meja Danger Cup I dalam rangka hari jadi ke-59 Desa Danger, selain itu kita juga akan melaksanakan pertandingan Cepokan, Catur, dan lomba mewarnai tingkat desa,” ungkap Mansur.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Desa Danger, Kaspul Hadi, menerangkan Pertandingan Tenis Meja Danger Cup I se-Lombok Timur ini adalah salah satu ajang untuk mencari bibit-bibit Atlet. Dengan harapan, Atlet Lombok Timur bisa menjuarai di tingkat Nasional dan bahkan tingkat Dunia. Kaspul Hadi juga berharap akan dilakukan pembinaan oleh pengurus PTMSI Cabang Kabupaten Lombok Timur.

“Kegiatan ini ajang mencari bibit-bibit untuk bisa mengikuti pertandingan ke tingkat selanjutnya, bahkan harapan kita atlet-atlet bisa mengikuti pertandingan ke tingkat Nasional,” ungkapnya.

Kaspul Hadi juga mengingatkan untuk tetap menjaga dan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. “Selamat datang dan bertanding, tetap jaga dan junjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Senada dengan Kepala Desa Danger, Perwakilan Pengurus PTMSI Cabang Lotim menyampaikan harapannya dengan adanya pertandingan ini sebagai ajang berlatih untuk atlet-atlet tenis meja Lombok Timur. “Harapannya event ini bisa memberikan semangat dan tempat untuk berlatih bagi anak-anak. Kegiatan seperti ini untuk menghasilkan atlet-atlet yang profesional, yang bisa kita andalkan baik di tingkat Kabupaten, provinsi, maupun tingkat Nasional,” ungkapnya saat mewakili Ketua PTMSI Cabang Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik.

Kepala Bidang TTG Dinas PMD Lombok Timur, Assairul Kabir, dalam sambutannya mengajak masyarakat dengan momen HUT Desa Danger yang Ke-59 untuk mengenang tokoh-tokoh yang telah bekerja dan berjuang sehingga Desa Danger mampu bertahan sampai saat ini. “Kalau dilihat dari angka 59, maka angka yang cukup sepuh atau tua dan sudah lama sekali. Maka tentunya sudah banyak hal-hal yang telah dilaluinya. Dengan banyaknya yang sudah dilalui tentunya banyak orang-orang yang berkecimpung, banyak tokoh-tokoh kita yang sudah berbuat dan berperan di dalamnya. Maka kesempatan ini kita lakukan untuk mengenang jasa-jasa orang tua kita, karena sampai hari ini Desa Danger berumur 59,” terangnya.

 

Assairul Kabir juga mengingatkan panitia dan peserta kegiatan kesehatan di masa Covid-19. “Selama melaksanakan pertandingan peserta bisa menjalankannya dengan sehat, selanjutnya tetap menjalankan kegiatan dengan mematuhi protokol kesehatan (protkes) sesuai anjuran pemerintah,” tutupnya sambil membuka acara dengan melakukan servis bola tanda pertandingan Danger Cup I dimulai.

Usai pembukaan, kegiatan pertandingan Tenis Meja Danger Cup I dilanjutkan dengan pertandingan di masing-masing Divisi mulai dari Divisi I, II dan III. (HH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *