Pemerintah Provinsi NTB Terus Upayakan IKM Tetap Berkembang di Masa Pandemi

Kepala Dinas Perindustrian NTB berfoto bersama tim massmedia.id

massmedia.id, Mataram – Industri prioritas Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2020 – 2040 dibagi dalam enam (6) prioritas. Prioritas tersebut yaitu Industri Pangan, Industri Hulu Agro, Industri Permesinan Alat Tranportasi dan Terbarukan, Industri Hasil Pertambangan, Kimia Farmasi Kosmetik dan Alat Kesehatan,  Industri Ekonomi Kreatif. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nuryanti, SE, ME kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu (10/3)

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini menurutnya Industri Ekonomi Kreatif akan mendapat perhatian khusus mengingat pandemi ini belum bisa diprediksi kapan berakhir. Untuk itu, industri kreatif seperti industri busana muslim, industri kriya dan aneka, industri multimedia, dan industri kuliner harus terus tumbuh.

Berbicara tentang industrialisasi dan berbagai produk UKM NTB, maka tidak terlepas dari peran Dinas Perindustrian NTB. Sebagai perpanjangan tangan Gubernur, Nuyanti memiliki pandangan bahwa kesejahteraan dapat dicapai dengan menghadirkan berbagai Industri olahan di NTB dengan membangkitkan semangat UMKM untuk terus melakukan berbagai gebrakan dan inovasi. Di antaranya dengan mengintervensi akses pasar maupun peningkatan kualitas SDM dan alat produksi, yang merupakan aspek mendasar dalam geliat industrialisasi di NTB. “Keberhasilan produk-produk tersebut dalam menguasai pasar tidak terlepas dari upaya secara mandiri dari pelaku usaha sendiri” uangkapnya.

Nuryanti menmabahkan, selanjutnya setelah UMKM menyiapkan barang yang berkualitas, maka pemerintah memfasilitasi pada aspek-aspek strategis lainnya, seperti perijinan dan peraturan. Geliat industrialisasi dan kebangkitan Industri Kecil Menengah (IKM) tidak terlepas dari sinergi yang terus dibangun antara pemerintah, masyarakat, dan IKM. Sinergi inilah yang melahirkan inovasi-inovasi serta diskusi-diskusi yang terus membangun perkembangan industrialisasi NTB.

Disampaikan juga oleh Nuryanti, pihaknya telah melakukan roadshow ke berbagai pusat IKM untuk memantau langsung bagaimana geliat IKM yang ada di NTB. Kegiatan turun langsung ke lapangan ini juga akan terus dilakukan pada masa-masma yang akan datang. Pihak terkait di jajaran Pemerintah Provinsi NTB juga tengah gencar kampanye penggunaan produk lokal untuk kebutuhan sehari-sehari. Tentunya dengan memperhatikan standar kelayakan penggunaannya. Untuk itu perlu dilakukan riset dan uji coba dalam rangka mengetahui standar kelayakan dari produk tersebut, apakah layak untuk digunakan. Utamanya produk yang akan digunakan untuk peralatan makan dan minum.

Selanjutnya Nuryanti mengatakan visi industrialisasi NTB adalah tugas kita bersama. Seluruh sektor harus bergerak bersama dalam koridor industrialisasi NTB. Berhasilnya visi industrialisasi NTB ditandai dengan meningkatnya perekonomian daerah NTB secara keseluruhan. Itulah tujuan besar yang ingin dicapai Pemprov NTB. Industrialisasi menuju NTB Gemilang.

Ditambahkannya, IKM NTB hebat-hebat. Bukan hanya mampu memproduksi berbagai jenis makanan dan pakaian, tapi anak-anak NTB juga mampu menciptakan sebuah teknologi canggih seperti Motor Listrik dan Mobil Listrik buatan oleh siswa-siswa SMKN 1 Lingsar, Lombok Barat. Kali ini, pembuatan Motor Listrik juga berhasil diciptakan di Kabupaten Sumbawa. Demikian disampaikannya dengan penuh optimis. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *