Ketua Pokdarwis Aik Anyir Pertanyakan Surat Edaran Pemungutan Parkir di Kawasan Pantai

Lombok Timur – Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) Maik Anyir Ijobalit Lombok Timur terkejut saat menerima surat dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur No. 552/266/HUB/2021, tanggal 20 Juli 2021 tentang permakluman pengelolaan perparkiran. Dengan alasan menindaklanjuti surat edaran dari Bupati Lombok Timur Nomor 551/165.a/HUB/2021 tanggal 20 Mei 2021 tentang penyelenggaraan dan tarif retribusi parkir.

Dinas Perhubungan Lombok Timur mulai 1 Agustus 2021 mulai melaksanakan pemungutan parkir di Destinasi Wisata Maik Anyir Ijobalit Kelurahan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur.

Edi Sahibunnaim, Ketua Pokdarwis Maik Anyir Ijobalit mengatakan kepada massmedia, Jum’at (6/8), sangat keberatan atas surat tersebut. Alasannya apakah ada Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur untuk memberikan pajak ke Dinas Perhubungan (Dishub) di obyek wisata. Dan apakah edaran Bupati Lombok Timur itu sama kuatnya dengan Perda atau Perbup.

“Dan kenapa di edaran Bupati Lombok Timur itu tidak menuangkan untuk semua obyek wisata di Lombok Timur parkirnya dikelola oleh Dinas Perhubungan. Dan apakah kami harus memungut biaya parkir lagi selain memungut biaya tiket masuk dari pengunjung,” ungkapnya.

Sedangkan tiket yang dijual, sebut Edi, per orang sebesar Rp. 5,000 dan sudah disesuaikan dengan keadaan obyek wisata dan disesuaikan dengan daya beli pengunjung. Itu pun sering diprotes oleh pengunjung karena dikatakan mahal.

Menurut Edi, Pokdarwis, pemuda dan masyarakat membangun Aik Anyir secara bertahap selama dua tahun dan Pokdarwis Maik Anyir mendapat Dana Pokok Pikiran (POKIR) Wakil Ketua DPRD Lombok Timur H. Daeng Paelori berupa 3 unit berugak permanen, dan 1 unit MCK dari Kelurahan Labuhan Haji. Selain itu, Pokdarwis mendapat bantuan dari Vlock Foundation Holland (VFH) Belanda 4 unit berugak permanen dan 1 unit MCK serta pipa 2 inci 100 biji dan solar sel tenaga surya 20 tiang. Sisanya dibangun secara gotong royong oleh Pokdarwis, Pemuda dan Masyarakat.

Dijelaskan oleh Edi, Kesepakatan kerja sama nomor 181.6/137/PAR/2021 antara Pemerintah Lombok Timur dalam hal ini Dinas pariwisata Lombok Timur dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Maik Anyir Ijobalit Kelurahan Labuhan Haji disepakati 60 persen untuk Dinas Pariwisata dan 40 persen ke Pengelola dalam hal ini Pokdarwis Pantai Maik Anyir.

Lebih lanjut, Edi Sahibunnaim atas nama Ketua Pokdarwis Maik Anyir mengharapkan perhatian Pemerintah Daerah. Karena menurutnya sampai saat ini Pemda Lotim belum pernah memberikan bantuan. “Kami harap tahun depan Pemerintah Daerah Lombok Timur memperhatikan kami untuk memberikan bantuan fasilitas untuk memajukan Objek Wisata Pantai Maik Anyir,” pungkasnya. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *