Hukum  

KASTA NTB DPD Lobar Datangi Polda NTB Tanyakan Kasus Longsornya Proyek Senggigi

massmedia.id, Mataram –  Sejumlah anggota DPD KASTA NTB Lombok Barat datangi POLDA NTB guna menanyakan terkait dengan penanganan kasus longsornya proyek Senggigi yang dikerjakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Kamis (08/4). Hearing dilakukan karena dianggap sejauh ini belum ada kejelasan dari pihak Polda NTB yang menangani kasus tersebut. Hearing DPD KASTA NTB  Lobar ini diterima langsung oleh Kasubdit III Bidang Tipikor. 

Dalam pertemuan tersebut, DPD KASTA NTB, Sahut Aldy menyampaikan, Dispar Lombok Barat sendiri memberikan beberapa informasi bahwa ini murni bencana alam. Informasi ini, menurut pihaknya tidak masuk akal dan kelihatan lucu. “Mereka menyampaikan beberapa informasi yang saya dengar bahwa kasus proyek Dispar udah selesai dan itu dianggap bencana alam, ini kan lucu,” jelasnya.

Lebih lanjut Aldy mengharapkan Polda NTB supaya serius untuk menangani kasus longsornya proyek Senggigi yang dikerjakan oleh Dispar Lombok Barat karena diduga merugikan negara. Terlebih proyek pembangunan tersebut dikerjakan dengan menggunakan perencanaan dan memperhitungkan segala resiko alam. “Meminta kejelasan kapolda NTB supaya serius dalam menangani kasus Dispar karena dugaan merugikan negara, terlebih proyek tersebut dikerjakan melalui berhutang,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut Kasubdit III Bidang Tipikor menyampaikan, terkait dengan kasus longsornya proyek Senggigi yang dikerjakan oleh Dispar Lobar, bahwa kasusnya saat ini ditangani oleh Polres Lombok Barat. Akan tetapi Polda NTB akan tetap mengawasi terus peroses perkembangan kasus longsornya proyek Senggigi yang dikerjakan oleh Dispar Lombok Barat. “Kasus tersebut ditangani oleh Kapolres Lombok Barat, tetapi pihak Polda NTB mengawasi terus terkait perkembangan kasus tersebut,” ungkapnya.

Untuk menindak lanjuti keterangan dari Polda NTB tersebut, DPD KASTA NTB Lobar akan melakukan hearing kembali ke Polres Lombok Barat guna menanyakan sejauh mana progress kasus Dispar Lombok Barat tersebut. (Hul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *