Lombok Timur – Memulai masa libur perkuliahan, mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Hamzanwadi gandeng mitra DUDI lakukan transplantasi terumbu karang di pantai Gili Bidara. (7-8/02).
Ketua panitia, Abdul Halim Zahid menyampaikan bahwa kegiatan transplantasi terumbu karang ini digagas oleh mahasiswa penerima beasiswa dari pemeirntah yang kemudian bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pariwisata dan Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) Wilayah NTB.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa penerima beasiswa baik penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) maupun Bidikmisi, yang kemudian dikolaborasikan bersama HMPS Pariwisata Hamzanwadi dan Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) wilayah NTB,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain transplantasi terumbu karang, peserta juga melakukan pembersihan pesisir pantai Bidara dan kuliah umum tentang ekosistem biota laut serta pemaparan kegiatan pemanduan snorkling dan menyelam.
“Kegiatan transplantasi yang diikuti oleh 52 mahasiswa tersebut juga dirangkaikan dengan clean up pesisir pantai bidara dan kuliah umum pemaparan ekosistem biota laut dan aktivitas guiding di laut baik snorkling maupun diving,” tambah Halim.
Sementara itu, Koordinator Prodi Pariwisata, Muhammad Ramli, menyampaikan rasa bangganya kepada mahasiswa Pariwisata atas aksi nyata yang dilakukan dalam melestarikan ekosistem laut sebagai salah satu segmentasi destinasi pariwisata yakni wisata bahari karena hal tersebut sejalan dengan salah satu mata kuliah yang ditempuh di kampus.
“Saya menyampaikan rasa bangga atas aksi nyata mahasiswa dalam melestarikan ekosistem laut sebagai salah satu segmentasi destinasi pariwisata, yakni wisata bahari. Hal ini sangat relevan karena sejalan dengan salah satu mata kuliah yang mereka tempuh di kampus,” tegas Koordinator Prodi Pariwisata, Muhammad Ramli.
Ramli juga menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut dikolaborasikan dengan lima lembaga yang sudah menjadi mitra prodi pariwisata yakni Komunitas Penyelam (Kapela) NTB, Pokdarwis Petarando, Pokmaswas Petrando, Asosiasi Pokmaswas Kec. Sambelia dan Dewi Bahari Padak Guar. Sehingga kegiatan ini menjadi penambah deretan implementasi kemitraan yang sudah dijalankan oleh Prodi Pariwisata dalam tiga tahun terakhir ini.
“Kegiatan mahasiswa ini dikolaborasikan dengan lima lembaga mitra kami, yakni Kapela NTB, Pokdarwis Petarando, Pokmaswas Petrando, Asosiasi Pokmaswas Kecamatan Sambelia, dan Dewi Bahari Padak Guar,” jelas Muhammad Ramli.
Dalam kesempatan yang sama, ketua Kapela NTB dan Pokmaswas Petrando, Herman menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut merupakan kegiatan langka yang dilakukan oleh mahasiswa, sehingga dengan kegiatan kontribusi sosial mahasiswa Prodi Pariwisata Hamzanwadi tersebut membuatnya merasa terharu sekaligus bahagia karena ada yang membantunya memperhatikan ekosistem laut yang ada di kawasan laut Padak Guar.
“Kegiatan ini tergolong langka dilakukan oleh kalangan mahasiswa. Saya merasa terharu sekaligus bahagia karena ada mahasiswa yang peduli dan mau membantu kami memperhatikan ekosistem laut di kawasan Padak Guar,” ungkap Herman.
Ketika dikonfirmasi mengenai teknis transplantasi terumbu karang, Herman menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan media (hasil sumbangan mahasiswa) berupa media spider karena pasalnya media tersebut lebih kuat meskipun biaya pembuatannya lebih mahal dari yang biasa dipakai, serta menerjunkan tim penyelam yang membantu mahasiswa dalam proses transplantasi terumbu karang di pesisir pantai Gili Bidara.
Sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam mempertahankan program mulia mahasiswa, pihaknya akan tetap melakukan perawatan dan memantau keadaan bibit terumbu karang secara berkala.
“Sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga program mulia mahasiswa ini, kami akan tetap melakukan perawatan dan memantau kondisi bibit terumbu karang secara berkala,” tutup Herman.














