Umum  

FPPL Batu Iting Utara Merayakan Anniversary ke 2 Tahun Sekaligus Mengadakan Seminar Kepemudaan Peduli Lingkungan

Lombok Timur – Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FPPL) Kampung Batu Iting Utara Desa Masbagik Utara Kecamatan Masbagik menggelar peringatan Anniversary ke-2 sekaligus seminar dengan tema “Mewujudkan Peran Pemuda Dalam Pelestarian Lingkungan Demi Terciptanya Generasi Unggul,” Minggu (17/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Masbagik Utara, Badan Permusyawaratan Desa Masbagik Utara, Kepala Wilayah Batu Iting Utara, Komunitas di Kecamatan Masbagik, masyarakat dan pemuda yang ada di kampung Batu Iting Utara.

Ketua FPPL, David Rizkian Rahman mengungkapkan rasa kebahagiaannya serta syukurnya karena forum ini masih bisa berkegiatan untuk masyarakat dan juga tempat silaturahmi antar pemuda di kampung.

“Alhamdulillah kita masih bisa eksis sampai saat ini, sudah 2 tahun berjalan dalam kegiatan peduli lingkungan dan masih bisa membantu masyarakat dari kegiatan ini. Di forum ini juga sebagai ajang silaturahmi sesama pemuda kampung Batu Iting Utara dan pada umumnya semua pemuda di kecamatan Masbagik,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan kalau kegiatan yang diadakan tersebut sebagai bentuk perhatian dari pemuda untuk masyarakat dan kampung itu sendiri. “Kegiatan anniversary ke-2 ini kita hadiahkan buat masyarakat yang sangat mendukung apa yang kita kerjakan saat ini. Dan kegiatan ini juga kita hadiahkan buat kampung, semoga tetap bisa memberikan yang terbaik dan semoga tetap bersih,” lanjutnya.

Selain itu, David menjelaskan tentang Forum Pemuda Peduli Lingkungan yang sudah 2 tahun ini berdiri sudah bisa memberikan manfaat untuk pemuda dan masyarakat dari segi materi maupun non materi. “Alhamdulillah kami di forum sudah bisa menghasilkan sendiri, dana yang kami hasilkan kami sumbangkan buat Musholla, Anak yatim piatu dan sebagiannya juga sudah kami belikan alat-alat sholawatan untuk pemuda,” jelasnya.

Forum Pemuda Peduli Lingkungan sendiri berorientasi pada pengelolaan sampah, yang mana sampah-sampah organik dan non organik yang dikumpulkan mampu diolah oleh pemuda untuk dijadikan Pupuk dan kerajinan tangan seperti Pot Bunga, hiasan-hiasan dan lain-lain. (Ozie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *