Dengan Omset 300 juta, IKM Bunga Rosa Berhasil Berdayakan Ibu-ibu dan Pemuda

massmedia.id, Lombok Timur – Industri Kecil Menengah (IKM) adalah sebuah usaha yang memproduksi berbagai macam jenis produk yang digunakan dalam berbagai keperluan aktivitas sehari-hari. Jika seseorang memiliki aktivitas produksi dan pemasaran secara langsung, maka dapat disebut sebagai UKM dan IKM. Industri Kecil Menengah (IKM) adalah industri yang memiliki skala industri kecil dan menengah. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, berpendapat bahwa IKM yang mendominasi populasi industri di dalam negeri berperan penting dalam pembangunan ekonomi Nasional.

Seperti Industri Kecil Menengah (IKM) Bunga Rosa di Jalan Pariwisata Lemor Suela Lombok Timur yang didirikan oleh Rosmini, S.Pd. dari tahun 2016 yang lalu. IKM ini telah menunjukan kemajuan yang pesat dengan Omset 300 juta. Saat wartawan massmedia berkunjung ke rumahnya (24/4), Rosmini dengan karyawan tetap sebanyak 5 orang dan dibantu Masyarakat di sekitar sebagai tenaga borongan, walaupun Bulan Puasa mereka bekerja seperti biasa.

Rosmini menuturkan usaha yang dirintisnya berangkat dari hobi dan niat untuk mengembangkan bakat yang sudah mendarah daging. “Sebagai wiraswasta dan mimpi besar saya ingin membantu mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar dengan memberdayakan ibu-ibu dan Pemuda di Kampung Saya. Dan ingin meningkatkan daya jual hasil petani setempat khususnya Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK ) yang saya olah sampai sekarang,” tuturnya.

IKM Bunga Rosa yang dipimpinnya sering mengikuti pameran-pameran yang diadakan Pemerintah Kabupaten dan Provinsi NTB. Dan pernah mendapat beberapa Pelatihan seperti dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) dan dari Bank NTB Syariah, juga dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan berbekal pelatihan tersebut Rosmini memproduksi dua jenis produk yaitu “Mamin” ( Makanan dan Minuman) Serbat Jahe, Temulawak, Kunyit Putih, Virgin Coconut Oil (VCO), Kopi, Susu Kedelai, Abon ikan dan aneka jajanan pasar.

Produk IKM Bunga Rosa selain dijual di Lombok juga dikirim berdasarkan orderan ke Jakarta dan Bali. Atas jerih payahnya ini IKM Bunga Rosa telah mendapat beberapa  penghargaan dan sertifikat dari Kemenparekraf sebagai peserta management kuliner, dari Mahasiswa Unram, dari Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai peserta seminar UMKM.

Yang paling penting menurut Rosmini yang juga guru di MTs dan MA NW Suela, adalah perizinan. “IKM Bunga Rosa telah mendapat perizinan dari Produk Industri Rumahan (PIRT), Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), makanan dan minuman produk IKM Bunga Rosa juga sudah bersertifikat HALAL dari MUI,” tutupnya. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *