Umum  

Bendera Merah Putih Sepanjang 77 meter Membentang di Pesisir Gili Bidara

Lombok Timur – Bendera sepanjang 77 meter tampak membentang di pesisir Gili Bidara Desa Padak Guar Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur pada hari Rabu (17/8). Kegiatan ini sebagai bentuk peringatan Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia (RI). 

Pada tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur yaitu TNI AL, POLAIRUD bekerjasama dengan Kelompok Pengawas Petarando dan beberapa Kelompok dan Komunitas Penyelam di NTB dan Lombok Timur. Mereka menyelenggarakan perayaan HUT ke-77 RI dan menggelar festival yang diberi nama “Gila Merdeka”. Gila singkatan dari Gili Lampu.

Letda Laut (P) Marjun Susanto Danposal Selat Alas Lombok Timur saat diwawancarai menjelaskan kegiatan tersebut diselenggarakan selama 3 hari mulai hari Selasa 16 Agustus sampai 18 Agustus 2022. Adapun rangkaian kegiatan yang diadakan yaitu tarik tambang, Balap Karung, Lomba memasak dan kegiatan lainnya.

Fokus dari kegiatan ini yaitu upacara Pengibaran Bendera merah putih dan pembentangan bendera sepanjang 77 meter di pesisir Gili Bidara yang diikuti oleh ratusan peserta. Setelah pengibaran dan pembentangan bendera merah putih itu berhasil selanjutnya para peserta turun ke laut sekitar Gili Kondo pada kedalaman kurang lebih 20 meter untuk kembali melakukan upacara pengibaran bendera merah putih dari bawah laut.

“Kami melaksanakan upacara bendera setelah itu kami melaksanakan pembentangan bendera sepanjang 77 meter di Gili Bidara dilanjutkan dengan pengibaran bendera dibawah laut untuk memupuk semangat perjuangan kami para pemuda pemudi di masyarakat Lombok Timur,” ungkap Marjun.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua PokMasWas Peterando Herman menjelaskan terkait pentingnya kegiatan yang diselenggarakan itu mengingat bahwa kawasan Peterando (Gili Petagan, Bidara, Kondo) adalah  salah satu kawasan destinasi Wisata di Lombok Timur yang sudah dikenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. 

 “Yang kami pasarkan dalam event ini adalah view bawah lautnya, di mana view bawah laut yang ada di kawasan Gili Petarando ini adalah yang terbaik di Lombok,” terangnya.

Ia berharap kedepannya Event ini lebih meriah dan lebih banyak masyarakat yang datang untuk terlibat. Ia juga meminta kepada Pemda Lombok Timur agar Festival Gila Merdeka ini bisa dijadikan sebagai Event tahunan di Lombok Timur. 

“Saya berharap Bapak Bupati bisa menjadikan ini sebagai Event tahunan. Mengingat tidak adanya Event tahunan yang diselenggarakan di Kecamatan Sambelia dan semoga ini bisa meningkatkan rasa nasionalisme kita semua,” tutup pria yang berprofesi sebagai pemandu selam itu. (Al)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *