Masuki Tahun ke-3, Lombok Volunteerism Community (LVC) Evaluasi dan Perluas Manfaat Program Relawan Mancanegara

LOMBOK TIMUR – Rapat evaluasi memasuki tahun ke-3 Program Relawan (Volunteers) digelar untuk meninjau pencapaian program selama dua tahun penuh.

Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi keberhasilan, kendala, serta merumuskan strategi perbaikan untuk periode selanjutnya. Rapat ini juga penting untuk perbaikan program penerimaan volunteers serta menyelaraskan rencana kerja dengan tujuan yang lebih besar, sekaligus pemantapan kelembagaan Lombok Volunteerism Community (LVC).

Rapat digelar Sabtu (24/10/2026) bertempat di Sekretariat Sukadamai English Class (SEC), Desa Dames, Kecamatan Suralaga.

Hadir pendiri LVC Ahyak Mudin, pendiri Sukadamai English Class dan LVC Anita Ismet Matondang, para pemilik akomodasi penerima volunteers, guru pendamping kelas, serta para guide.

Pendiri LVC, Ahyak Mudin, menyampaikan sejarah lahirnya program volunteers mancanegara tersebut yang awalnya hanya uji coba di Rinjani Terrace Cottage, Desa Lendang Nangka.

“Sampai sekarang sudah ada 11 kelas kursus bahasa Inggris tersebar di Lombok Timur,” tuturnya.

Untuk itu, di periode tahun kedua yaitu 2026-2027, perlu adanya kesepakatan dan aturan agar program volunteer dari luar negeri ini bisa lebih tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ada beberapa usulan dan harapan dari anggota LVC  Lombok Timur terkait pengembangan dan penambahan aktivitas para volunteer. Selain mengajar, pertanian, restoran, dan musisi, juga diusulkan program edukasi aplikasi tentang recycling (daur ulang) sampah plastik ke sekolah-sekolah.

Program daur ulang tersebut saat ini masih dalam tahap uji coba yang digagas pemilik Rinjani Terrace Cottage Topang Gunawan melibatkan para Relawan melalui Recycling Project. (Asbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *