Geliatkan Budaya Literasi Sejak Dini, KKN Unram Resmikan Pojok Literasi dan Gelar Lomba Poster di Apitaik

LOMBOK TIMUR — Dalam upaya mendongkrak budaya literasi di kalangan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) Tahun 2026 sukses menggelar program “Penguatan Literasi Masyarakat” di Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Puncak dari rangkaian program pengabdian masyarakat ini ditandai dengan peresmian Pojok Literasi yang dipusatkan di Perpustakaan Masjid Jamiq Baiturrahman, Desa Apitaik, pada Senin (20/7/2026). Program ini digagas mengingat Desa Apitaik dinilai memiliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

“Kami melihat Desa Apitaik memiliki potensi sumber daya manusia yang luar biasa. Oleh karena itu, kehadiran Pojok Literasi ini bukan sekadar program kerja KKN, melainkan bentuk investasi jangka panjang. Kami ingin memfasilitasi tumbuhnya budaya membaca sejak dini agar anak-anak di desa ini semakin siap menyongsong masa depan,” ujar Ketua Kelompok KKN PMD Unram 2026 Desa Apitaik, Muhammad Da’i Addin.

Sebelum peluncuran Pojok Literasi, para mahasiswa telah lebih dulu menyelenggarakan Lomba Poster tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Desa Apitaik yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026.

Terkait hal tersebut, Muhammad Da’i Addin menjelaskan bahwa perlombaan ini dirancang khusus untuk memberikan ruang kreativitas bagi para siswa. “Melalui rangkaian Lomba Poster, kami ingin menyampaikan pesan bahwa literasi itu menyenangkan. Kami tidak hanya mengajak anak-anak untuk sekadar membaca teks, tetapi juga melatih mereka berani menuangkan imajinasi dan pemahaman tentang pentingnya buku ke dalam sebuah karya visual yang kreatif,” ungkapnya.

Di sela-sela peresmian Pojok Literasi, panitia penyelenggara juga mengumumkan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba poster sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para siswa.

Antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak, semakin semarak saat acara peresmian Pojok Literasi turut dihadiri oleh armada perpustakaan keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Lombok Timur. Armada tersebut hadir membawa beragam koleksi buku bacaan edukatif dan menarik.

Kegiatan peluncuran ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya perwakilan DPK Lombok Timur, Pengurus Masjid Jamiq Baiturrahman, serta para tenaga pendidik setempat.

Addin menekankan bahwa sinergi lintas pihak menjadi elemen vital dalam program ini. “Kolaborasi dengan DPK Lombok Timur serta dukungan penuh dari pengurus masjid menjadi kunci terselenggaranya peluncuran ini. Harapan terbesar kami, Pojok Literasi ini tidak lantas vakum setelah masa KKN kami selesai, tetapi terus dirawat dan dihidupkan oleh masyarakat sebagai jantung edukasi di Desa Apitaik,” kata Addin.

Ke depan, Pojok Literasi yang baru diresmikan ini diharapkan dapat dioptimalkan sebagai ruang baca publik yang nyaman sekaligus pusat belajar yang efektif. Melalui fasilitas edukatif ini, semangat membaca, belajar, dan berkarya di Desa Apitaik diharapkan dapat terus tumbuh dan terjaga secara berkelanjutan. (*)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *