LOMBOK TIMUR – Forum Masbagik Bersatu (FORMABES) diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mempersatukan elemen masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah, baik di tingkat Kabupaten Lombok Timur maupun Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harapan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Gubernur NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, saat menghadiri agenda Halal Bihalal yang diselenggarakan FROMABES di Kecamatan Masbagik, Selasa (24/3).
Dalam sambutannya, Ahsanul Khalik menekankan bahwa momentum pasca-Ramadan harus dijadikan titik balik untuk memperbaiki langkah dan kontribusi di tengah masyarakat. Menurutnya, esensi dari bulan suci bukan sekadar ibadah rutin, melainkan sarana peningkatan kualitas diri.
“Ramadhan bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga ruang evaluasi atas apa yang telah kita lakukan, sekaligus memperbaiki apa yang masih kurang,” ujar sosok yang akrab disapa Bin Halik ini.
Ia juga menilai kegiatan Halal Bihalal yang diinisiasi FORMABES merupakan langkah tepat untuk mempererat kembali tali silaturahmi. Keragaman masyarakat di Masbagik, menurut Ahsanul Khalik, adalah modal sosial yang sangat berharga untuk menopang pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi NTB turut memberikan apresiasi atas pola komunikasi yang dibangun oleh FORMABES. Ahsanul Khalik melihat forum ini proaktif dalam melakukan pendekatan konstruktif dengan birokrasi.
“Dalam konteks kekinian, apa yang dilakukan FORMABES patut kita dukung bersama,” tegasnya. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menanggalkan perbedaan masa lalu dan fokus pada kolaborasi demi kemajuan wilayah.
“Kita harus lebih menguatkan lagi langkah ke depan, demi Masbagik dan Lombok Timur yang lebih baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Formabes, Syamsul Huda, menegaskan bahwa forum ini berkomitmen penuh untuk memperkuat rasa kekeluargaan dan nilai kebersamaan di tengah masyarakat Masbagik.
“Dengan adanya forum ini diharapkan bisa memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat Masbagik dan Lombok Timur secara umum,” ungkap Huda.
Sebagai langkah konkret, Huda menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk segera mengimplementasikan program kerja yang telah disepakati. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh desa di Kecamatan Masbagik agar dampak organisasi dapat dirasakan secara merata.
“Kepada koordinator tiap divisi agar menjalankan program masing-masing dan melibatkan semua desa di Masbagik,” pungkasnya. (*)












