Umum  

Pesona Malam Takbiran di Masbagik: Kemeriahan Kembang Api hingga Kehadiran Puluhan Turis Mancanegara

LOMBOK TIMUR – Gema takbir menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, berlangsung sangat meriah pada Jumat malam (20/3/2026). Ribuan warga bersama puluhan wisatawan mancanegara tumpah ruah di kawasan Taman Kota Masbagik, tepat di depan Masjid Al-Akbar, untuk menyaksikan pesta kembang api dan arak-arakan takbir keliling.

Kemeriahan ini sudah terasa sejak usai shalat Isya. Arus lalu lintas di empat desa, yakni Masbagik Utara, Masbagik Utara Baru, Masbagik Timur, hingga Masbagik Selatan, dipadati oleh konvoi kendaraan bermotor dan deretan odong-odong yang dihias sedemikian rupa.

Turis Asing Ikut Naik Odong-odong

Hal yang paling menarik perhatian dalam perayaan tahun ini adalah kehadiran puluhan relawan (volunteer) asing yang tergabung dalam Lombok Homestay Association (LHA) Lombok Timur. Wisatawan yang berasal dari Amerika Serikat, Iran, Korea, Jerman, Inggris, Hongaria, Belanda, Prancis, Swedia, hingga Filipina ini nampak hanyut dalam kegembiraan warga lokal.

Tak hanya menonton, para turis ini terlibat aktif dalam rangkaian acara. Mulai dari mengikuti pawai obor, menikmati musik akustik di Penakak Desa Masbagik Timur, hingga ikut berkeliling kota menggunakan odong-odong.

“Ini adalah pengalaman luar biasa bagi saya. Saya sangat mengapresiasi kekompakan warga di acara ini. Banyak penjual pakaian dan makanan di sepanjang jalan, suasananya persis seperti pasar malam di negara kami,” ujar salah satu relawan asing dengan penuh antusias.

Tradisi Tahunan yang Dinanti

Bagi warga lokal, malam takbiran di Taman Masbagik adalah momen sakral sekaligus ajang silaturahmi. Inaq Siti (40), warga Polak Penyayang, mengaku rela membawa tujuh anggota keluarganya demi menikmati suasana malam kemenangan tersebut.

“Malam takbiran di sini selalu menjadi momen yang kami tunggu setiap tahun. Selain pesta kembang api yang meriah, kegiatan ini menghadirkan rasa kebersamaan yang sangat khas bagi kami warga Masbagik,” ungkap Siti.

Pesta Kembang Api Spektakuler

Puncak acara ditandai dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Masbagik hingga pukul 00.00 WITA. Berbagai jenis kembang api kelas berat seperti Mega Cake (di atas 200 shots), Roman Candle, hingga Fountain (air mancur) silih berganti memancarkan cahaya warna-warni.

Menurut Ong, salah satu warga yang ikut memeriahkan pesta tersebut, biaya untuk kembang api kali ini tergolong fantastis. “Harga kembang api yang mengeluarkan cahaya warna-warni ini cukup mahal, berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per unitnya,” jelasnya.

Meski demikian, mahalnya harga kembang api seolah terbayar lunas dengan kepuasan warga dan wisatawan yang menyaksikan kemegahan malam kemenangan tersebut. Masbagik sekali lagi membuktikan bahwa tradisi lokal mampu bersanding manis dengan antusiasme global. (Asbar)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *