Seni  

Setelah 25 Tahun tidak Aktif, Klenang Nunggal Airlangga Dusun Ambung Desa Masbagik Timur Kini Kembali Bangkit

Lombok Timur – Kelompok klenang Nunggal Airlangga dari Dusun Ambung, Desa  Masbagik Timur, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu malam(25/5) tampil menghibur turis Mancanegara di Rinjani Terrace Cottage Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Lombok Timur, pada acara “One Night interest dan Farewell event ( Acara perpisahan) dengan para relawan turis mancanegara yang telah hampir satu bulan mengajar bahasa inggris.

Menurut Pimpinan Klenang Nunggal Airlangga, Mohamad Alwi kepada massmedia mengatakan, kelompok kesenian ini vakum sekitar 25 tahun, disebabkan karena faktor perekonomian dalam group, meninggalnya ketua group dan kurangnya minat generasi penerus pada masa itu. 

“Alhamdulillah sejak Januari tahun 2024 kami bangkit kembali, dengan biaya peralatan urunan dari para anggota group,” tuturnya.

Alwi menambahkan Kelompok ini sedang melakukan pembinaan kepada parap emuda di Dusun Ambung. Hal ini dilakukan agar generasi muda lebih mengenal dan menyukai seni leluhur. Juga mereka berharap agar pemuda ini mau berlatih memainkan alat kesenian Klenang Nunggal agar tidak punah di masa yang akan datang.

“Sekarang kita masih mengusahakan membina para pemuda, supaya lebih menyukai seni tradisi leluhur dan mereka menjadi giat belajar agar seni Klenang Nunggal tidak punah. Malah frekuensi latihan dua kali dalam satu Minggu akan ditingkatkan, dengan pelatih Amaq Har dan penari Amaq Sahar,” imbuh Alwi.

Ketika ditanyakan kenapa yang tampil pada Farewell event Minggu malam usia mereka rata-rata berusia 50-70 tahun. Alwi menjawab hal ini untuk menghindari kesalahan saat tampil di depan tamu mancanegara. “Untuk yang tadi malam sengaja kita hadirkan para senior dulu untuk menghindari kesalahan pada saat tampil di hadapan para tamu (Turis),” ungkapnya.

Alwi berharap Kesenian Klenang Nunggal yang sedang dihidupkan kembali bersama kelompoknya ini mendapat perhatian dari pelaku wisata di Lombok. Terlebih lagi ia berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga memberikan perhatian dalam bentuk pembinaan.

“Semoga kedepan Kesenian Tradisional Klenang Nunggal ini bisa berkembang dan mendapat perhatian dari pelaku wisata Lombok dan perhatian dari pemerintah Lombok Timur untuk pembinaannya,” tutup Alwi. (Asbar)

DPRD Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *