Sekocor Cup II Dusun Presak Usai Digelar

Lombok Timur – Masyarakat Dusun Peresak Desa Danger gelar Turnamen Cepokan Sekocor Cup II selama 20 hari. Sabtu (26/6) merupakan babak final yang akan memperebutkan Juara Pertama dan Dua. Sekaligus juga diadakan acara penutupan dan pembagian hadiah bagi para juara.

Acara Penutupan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur Dapil 4 M. Tohri Azhar mewakili empat anggota DPRD lainnya dari Kecamatan Masbagik bersama kepala Desa yang diwakili Sekretaris Desa Danger. Open turnamen bulutangkis usai pada pukul 21.30, kemudian dilanjutkan penutupan acara tersebut oleh Kepala Desa yang diwakili Sekretaris Desa.

Panitia menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan turnamen olahraga Cepokan tersebut. Panitia juga menyampaikan kegiatan tersebut bisa dilaksanakan atas kerjasama semua elemen mulai dari pemuda, masyarakat dan dukungan dari donatur. “Terima kasih kepada donatur yang telah mendukung sehingga kegiatan turnamen ini bisa terselenggara. Kegiatan turnamen diikuti oleh 12 dusun dengan  harapan sebagai ruang menyalurkan kreatifitas dan bakat pemuda,” ungkap Kepala Wilayah Muhammad Zuaini. 

Acara penutupan  turnamen olahraga Copokan Sekocor Cup II  juga dihadiri oleh BPD Desa Danger, Babinsa, Perangkat Desa, Mahasiswa KKN Unram, BKD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, tokoh Prmuda dan panitia pelaksana.

Tohri Azhar dalam sambutannya menyampaikan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur Dapil IV Khusus kecamatan Masbagik bersepakat untuk mendorong, mengembangkan dan mendukung olahraga Cepokan. Ia menyampaikan olahraga Cepokan merupakan olahraga tradisional lokal Lombok yang perlu dijaga dan kita lestarikan sebagai salah satu wisata budaya.

“Kegiatan olahraga Cepokan ini kami sangat  mendukung, kami 5 anggota DPRD Kabupaten Dapil IV kecamatan Masbagik sepakat untuk dorong dan mensupport,” terang Politisi NasDem ini.

“Kegiatan turnamen olahraga Cepokan terus dikembangkan, di kegiatan turnamen selanjutnya kita adakan yang lebih besar, saat ini tingkat Desa kedepan kita akan adakan turnamen tingkat Kecamatan dan bahkan kita adakan yang skala tingkat Kabupaten,” tambah Tohri dengan semangat sambil memotivasi para peserta Cepokan sambil mengakhiri sambutan.

Bulutangkis adalah olahraga tepok bulu yang begitu diminati di Indonesia, namun tidak semua orang bisa memainkannya karena peralatan yang cukup mahal bagi sebagian orang. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi masyarakat sasak, yang sejak dulu telah berinovasi memodifikasi bulutangkis menjadi Cepokan.

Kepala Desa yang diwakili Sekretaris Desa Lalu Wendi Hendrian dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Desa mengapresiasi Kegiatan Turnamen olahraga Cepokan bisa diselenggarakan, kegiatan ini sangat positif selain kegiatan berolahraga kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar pemuda.

“Mengapresiasi pemuda kita yang sudah melaksanakan kegiatan turnamen Cepokan, kegiatan diselenggarakan dengan aman dan sukses. Kegiatan olahraga seperti ini terus dikembangkan. Kegiatan ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar pemuda yang ada di Desa Danger,” terangnya.

Pemerintah Desa Danger melalui Sekretaris Desa memberi apresiasi kepada semua elemen masyarakat. Kegiatan ini menurut Sekdes bisa terselenggara karena dukungan dari masyarakat dan juga dukungan baik tenaga, pikiran dan materi sehingga kegiatan turnamen olahraga Cepokan Sekocor Cup II bisa dilaksanakan. 

“Pemdes juga mengapresiasi kepada semua masyarakat, atas dukungan atau support baik berupa tenaga dan materi terhadap terselenggaranya turnamen ini,” imbuh Lalu Wendi Hendrian sembari menutup kegiatan turnamen secara resmi.

Kegiatan turnamen olahraga Cepokan Sekocor Cup II dilaksanakan selama 20 hari. Peserta yang mengikuti turnamen ini sebanyak 24 pasangan. Tropi dan hadiah Pertama direbut oleh Pasangan opik dari Dusun Danger Selatan, Juara 2  pasangan Amaq Ogik dari dusun Bengkaung Selatan, dan Juara 3 pasangan Usman dari dusun Montong Agung. (HH)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *