Lombok Timur – Dalam upaya meningkatkan literasi pasar modal syariah di kalangan keluarga muslim, MNC Sekuritas sukses menyelenggarakan edukasi keuangan bertajuk “Savvy Family, Smart Finance: Bangun Keuangan Keluarga yang Sehat & Berkah” melalui platform Instagram Live, Kamis (2/4).
Acara ini menghadirkan Hidayatul Azqia, S.E., AWPS, CSFT, selaku Pembina Galeri Investasi Syariah (GIS) Raudhatul Azhar, sebagai narasumber utama. Diskusi ini menyoroti pentingnya peran pengelola keuangan rumah tangga dalam menyusun strategi investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memenuhi kaidah syariah.
“Ketahanan finansial keluarga di era digital menuntut kecakapan dalam mengelola arus kas sekaligus ketepatan dalam memilih instrumen investasi. Sinergi antara perencanaan yang matang dan pemilihan aset syariah yang tepat adalah kunci utama keluarga yang sehat dan berkah,” jelas Azqia dalam sesi tersebut.
Beberapa poin strategis yang disampaikan dalam kolaborasi edukasi bersama MNC Sekuritas ini meliputi:
- Manajemen Arus Kas Strategis: Pentingnya disiplin melakukan budgeting di awal bulan untuk memitigasi pengeluaran konsumtif.
- Dana Darurat sebagai Proteksi: Menyiapkan cadangan dana minimal 6-12 kali pengeluaran bulanan sebagai langkah preventif menghadapi ketidakpastian ekonomi.
- Akselerasi Aset melalui Pasar Modal Syariah: Mendorong keluarga muslim untuk mulai berinvestasi secara aktif di instrumen yang tersedia di MNC Sekuritas, seperti reksa dana syariah atau saham syariah, guna menjaga nilai aset dari inflasi.
- Prinsip Keberkahan: Menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan pilar penting yang menjaga keberlanjutan dan ketenangan dalam pengelolaan harta benda.
Sebagai Pembina GIS Raudhatul Azhar, Hidayatul Azqia menekankan bahwa literasi investasi syariah kini jauh lebih aksesibel bagi masyarakat luas, termasuk kaum perempuan yang memegang peranan vital sebagai pengambil keputusan keuangan di rumah.
“Investasi syariah bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk memastikan masa depan keluarga—seperti dana pendidikan anak, haji umroh hingga investasi akhirat —terencana dengan baik di wadah yang aman dan sesuai syariah,” tambahnya.
Melalui edukasi ini, diharapkan para peserta dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan layanan pasar modal syariah untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga yang berkelanjutan. (*)












