Lombok Timur – Okupansi Homestay di Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat mulai ramai. Hal ini mengindikasikan peningkatan jumlah tamu yang menginap di Homestay -homestay di beberapa kawasan wisata.
Okupansi akomodasi yang ramai biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti musim liburan atau para pegiat wisata menyebut high season, acara khusus, atau promosi yang menarik minat wisatawan. Mungkin saja ada acara tertentu atau memang sedang terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut yang menyebabkan Homestay-homestay mulai terisi penuh.
Untuk mengetahui lebih rinci mengenai penyebab peningkatan okupansi ini, perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut terhadap situasi di kawasan pariwisata, seperti apakah ada acara khusus yang sedang berlangsung, apakah ada promosi homestay yang sedang berjalan, atau apakah ada peningkatan kunjungan wisatawan secara umum ke Lombok Timur.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tingkat hunian homestay di Lombok Timur, massmedia mencoba mencari informasi di lapangan yaitu di kawasan Wisata Desa Kembang Kuning, khususnya di Link Homestay.
Owner Link Green Homestay Lalu Padli Saefudin atau sering dipanggil Miq Link. Pernah bekerja di Sheraton Utama Hotel Brunei Darussalam selama 16 Tahun, sebagai Banquet Event Manager dan sejak 2017 mendirikan Link Green homestay di Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur Lombok Timur.
Ia mengatakan, jelang puncak high season bulan Agustus 2025 yang akan datang, okupansi homestay sudah mulai mengalami peningkatan.
“Namun, sampai dengan bulan Juni 2025, okupansi homestay di Kembang Kuning dan Tetebatu baru mencapai sekitar 60 persen kamar terisi, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya puncak liburan mereka di Eropa, Amerika, dan Asia ,” katanya, Selasa 16 Juni 2025.
Dikatakannya, menjelang High Season tahun ini diprediksi akan bertambah lagi untuk jumlah kunjungan tamu tersebut, mengingat liburan panjang mereka semakin dekat. Karena itu, pihaknya berharap ada peningkatan signifikan. Untuk saat ini sebagian besar pengunjung yang datang ke homestay ini merupakan wisatawan Traveler yang masih muda rata-rata berusia usia 20 tahun.
Untuk memanjakan tamu pihaknya sudah mulai menata Link Green Homestay yang bertujuan untuk memperlihatkan kepada tamu bagaimana Link Green Homestay berinteraksi dengan para tamu melalui cara yang sederhana namun berkesan.
“Salah satu perhatian kepada para tamu, misalnya memberikan kue ulang tahun untuk yang merayakan ulang tahun di homestay miliknya, Live musik, seperti malam ini, kami membuat surprise bagi tamu begitu selesai makan malam mereka di hibur Portimot Akustik band, yang merupakan Anggota Lombok Homestay Association (LHA) Lombok Timur. Hal ini kami lakukan supaya para tamu senang dengan kejutan-kejutan,” kata Miq Ling dengan penuh optimis. (Asbar)













